Latest Program: Aksi pemilahan sampah turunkan volume sampah di Rorotan Jakut
Aksi Pemilahan Sampah di Rorotan Jakarta Utara Sukses Turunkan Volume Limbah
Dalam upaya mengurangi jumlah sampah yang masuk ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, telah mencapai hasil signifikan dalam waktu 1,5 bulan terakhir. Capaian ini disebut sebagai bukti nyata keberhasilan implementasi program 100 Persen Pilah Sampah yang didasari partisipasi aktif masyarakat, kata Edy Mulyanto, Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara, pada Senin.
Diketahui sebelumnya, hanya sekitar 5% rumah tangga di wilayah dengan populasi hampir 60 ribu penduduk tersebut yang melakukan pemilahan sampah. Setelah intensifnya intervensi selama lebih dari satu bulan, partisipasi warga meningkat drastis, yang berujung pada pengurangan volume sampah hingga 5-6 ton per hari, ungkap Edy.
Peran Masyarakat dalam Membentuk Budaya Pilah Sampah
Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Fredy Setiawan, menambahkan bahwa deklarasi kota tersebut sebagai daerah yang menerapkan pemilahan sampah dari sumbernya bukan sekadar prestasi, tetapi awal dari komitmen membangun kebiasaan lingkungan yang sehat. Ia menekankan bahwa pemilahan sampah juga menjadi bagian dari peningkatan kesehatan masyarakat.
Fredy menjelaskan bahwa program ini melibatkan berbagai pihak, termasuk lurah, camat, RT/RW, PKK, kader lingkungan, dan tokoh masyarakat. Selain itu, peningkatan infrastruktur pendukung dan kerja sama dengan sekolah, tempat ibadah, pelaku usaha, serta komunitas turut mendukung keberhasilan upaya tersebut.
“Deklarasi hari ini bukan akhir, melainkan awal dari kerja besar membangun budaya memilah sampah di rumah tangga, lingkungan RT/RW, pasar, kantor, serta ruang publik,” kata Fredy.