Main Agenda: MAX: Indonesia berpeluang jadi kekuatan utama ekonomi bahari dunia
MAX: Indonesia Berpeluang Menjadi Kekuatan Utama Ekonomi Bahari Dunia
Acara Marine Actions Expo (MAX) 2026 di Jakarta diharapkan menjadi ajang yang mendorong Indonesia untuk berperan sebagai kekuatan utama dalam ekonomi bahari global. Tema utama yang diusung, “Blue Economy,” dianggap sebagai isyarat penting untuk mengubah potensi laut menjadi kesejahteraan nyata bagi masyarakat pesisir dan sektor industri kelautan nasional.
Komitmen pada Kesejahteraan Masyarakat Pesisir
Co-Founder MAX, Aishah Gray, menyatakan bahwa ekonomi biru tidak hanya sekadar istilah pembangunan, tetapi juga seruan untuk memastikan kekayaan laut benar-benar memberi manfaat langsung. “Blue economy harus berarti kesejahteraan bagi nelayan, pemandu wisata, operator lokal, dan generasi muda maritim Indonesia,” tambahnya.
“Jangan sampai laut kita ramai dipromosikan, tetapi rakyat pesisir hanya menjadi penonton di rumah sendiri,” ujar Aishah.
Indonesia Memiliki Dasar Kuat untuk Pertumbuhan Ekonomi Bahari
Menurut data, Indonesia memiliki modal luar biasa untuk menjadi pusat kekuatan ekonomi bahari. Negara ini memiliki lebih dari 17.000 pulau, garis pantai sekitar 108.000 kilometer, serta sumber daya laut dan terumbu karang yang diakui dunia. Potensi ini menjadikan sektor wisata bahari sebagai bagian yang terus berkembang.
Kolaborasi Global dan Kesejahteraan Lokal
MAX juga menekankan pentingnya kolaborasi internasional, tetapi tidak melupakan perlindungan peluang kerja bagi masyarakat lokal. “Indonesia terbuka untuk kerja sama global, namun manfaat ekonomi harus tetap berpijak pada kebutuhan warga pesisir,” jelas Nunung Hasan, Founder MAX. Ia menitipkan tanggung jawab keberlanjutan acara kepada para pemangku kepentingan.
Kualitas Pengalaman dan Keberlanjutan Lingkungan
Dalam pernyataannya, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menyebut bahwa MAX akan memimpin pengembangan industri kelautan, termasuk pariwisata bahari. Ia menyoroti spektrum luas sektor ini, seperti penyelaman, snorkeling, ekowisata, dan surfing. “Kawasan pesisir menyumbang 80 persen aktivitas pariwisata global, jadi pengembangan harus berorientasi pada kualitas pengalaman, manfaat ekonomi, dan keberlanjutan lingkungan,” tuturnya.
Program Pelatihan Keselamatan dan Edukasi
Acara ini juga menyasar peningkatan kualitas kerja melalui program Diving Safety Thousand Initiatives. Targetnya adalah melatih lebih dari seribu penyelam dengan standar keselamatan di 15 destinasi utama. Selain itu, MAX menekankan perlunya fasilitas pendukung seperti layanan hiperbarik dan sistem tanggap darurat bagi pekerja laut.
MAX 2026: Momentum untuk Masyarakat dan Industri
MAX 2026 akan berlangsung pada 24–26 April 2026, pukul 10.00–22.00 WIB. Selama acara, pengunjung dapat menikmati pameran brand, forum diskusi, networking bisnis, edukasi konservasi, serta program hiburan dan pageant bahari. Event ini dirancang sebagai momen besar bagi masyarakat untuk melihat langsung potensi ekonomi biru Indonesia.