Announced: Jepang Keluarkan Warning Gempa Besar Usai Guncangan M7,7

Jepang Peringatkan Gempa Besar Setelah Guncangan M7,7

Pada hari Senin (20/4/2026), wilayah utara Jepang diguncang gempa berkekuatan M7,7. Beberapa jam setelah kejadian tersebut, Badan Meteorologi Jepang merilis peringatan resmi mengenai risiko gempa besar dengan magnitudo 8,0 atau lebih. Peringatan ini menegaskan bahwa kemungkinan terjadi gempa susulan kini lebih tinggi dibandingkan kondisi biasa.

“Risiko gempa besar berikutnya kini lebih tinggi dibandingkan kondisi biasa,” kata pernyataan resmi dari otoritas, yang dikutip pada hari Selasa (21/4/2026).

Gempa M7,7 tersebut juga memicu peringatan tsunami. Dalam 40 menit setelah guncangan, gelombang setinggi 80 cm melanda pelabuhan Kuji di Prefektur Iwate. Pihak berwenang sempat mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap gelombang hingga 1 meter sepanjang pesisir Pasifik timur laut sebelum akhirnya mengakhiri peringatan pada tengah malam.

Dalam laporan, Badan Manajemen Kebakaran dan Bencana Jepang mencatat lebih dari 182.000 warga menerima imbauan evakuasi. Satu orang dilaporkan mengalami luka ringan akibat terjatuh di daerah Aomori. Namun, Sekretaris Kabinet Utama Minoru Kihara menyatakan belum ada laporan kerusakan signifikan atau korban jiwa.

Perdana Menteri Sanae Takaichi meminta warga di area terdampak tetap berhati-hati. “Bagi Anda yang tinggal di wilayah yang diberi peringatan, mohon segera berpindah ke tempat yang lebih aman dan tinggi,” pesannya. Pemerintah Jepang juga membentuk tim krisis untuk memantau situasi dan menilai dampak terhadap infrastruktur serta masyarakat.

Jepang berada di kawasan “Cincin Api” Pasifik, yang membuat negara ini mengalami sekitar 1.500 gempa setiap tahun, atau 18% dari total gempa global. Meski gempa besar bukan hal baru, ancaman ini tetap dianggap serius. Pemerintah bahkan memperkirakan skenario terburuk jika gempa besar terjadi di Palung Nankai, yang bisa menewaskan hingga 298.000 orang dan menyebabkan kerugian hingga US$2 triliun atau setara Rp34 triliun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *