Special Plan: Negara Muslim Kaya Nuklir Siaga Penuh Jelang Nego Baru Perang AS-Iran

Kota Islamabad Tingkatkan Pengamanan Sebelum Perundingan AS-Iran

Kota Islamabad, ibu kota Pakistan, meningkatkan tingkat keamanan secara signifikan pada Selasa hingga Rabu (22/4/2026). Pemerintah setempat telah menerapkan berbagai pembatasan di area pusat kota sebagai langkah antisipasi terkait pertemuan diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran yang akan berlangsung di sana.

Penambahan Kekuatan Pengamanan

Petugas keamanan dilaporkan siaga di beberapa lokasi strategis, seperti hotel yang menjadi tempat tinggal delegasi. Keputusan ini berdampak langsung pada aktivitas di kawasan utama kota, yang dianggap sebagai titik fokus perhatian selama proses negosiasi.

Perundingan Putaran Kedua Antara AS dan Iran

Delegasi Amerika Serikat menyatakan akan tiba di Islamabad, meskipun pihak Iran belum memberikan konfirmasi. Rencananya, pertemuan tersebut akan menjadi putaran kedua pembicaraan yang sebelumnya dianggap berada di ambang kemacetan. Gencatan senjata antara kedua negara, yang telah berlangsung selama dua minggu, akan berakhir pada malam hari ini waktu AS, meskipun dipertahankan oleh Presiden Donald Trump.

“Saya telah menyetujui permintaan Pakistan untuk menunda serangan terhadap Iran hingga para pemimpin dan perwakilan mereka dapat menyusun proposal yang terpadu,” kata Trump, Selasa waktu AS, menurut Reuters.

Kesiapan Pakistan Menjadi Pusat Perundingan

Pakistan, yang dikenal sebagai negara berstatus nuklir, menjadi tempat utama untuk pembicaraan putaran kedua antara AS dan Iran. Penambahan keamanan disebut sebagai respons terhadap risiko potensial yang mungkin muncul selama proses negosiasi tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *