Video: Jurus Menteri Hanif Atasi Masalah Sampah Lewat Gerakan ASRI
Gerakan ASRI: Upaya Bersama Mencegah Penumpukan Sampah
Dari Jakarta, Kementerian Lingkungan Hidup bersama Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) mendorong implementasi Gerakan Indonesia ASRI, yang bertujuan menciptakan lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah. Gerakan ini diperkenalkan oleh Presiden Prabowo dan diharapkan mampu mengatasi masalah sampah serta menjaga ekosistem bumi. Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, menjelaskan bahwa inisiatif ini bertujuan menyatukan peran seluruh lapisan masyarakat, termasuk sektor swasta, dalam mengelola sampah secara lebih efektif.
Peran Korporasi dalam Pengelolaan Sampah
Menurut data terbaru, sekitar setengah dari total sampah di Indonesia berasal dari sumber rumah tangga. Sisanya dibuat oleh perusahaan dan area publik. Untuk sampah dari rumah tangga, pemerintah daerah akan menangani sendiri. Namun, sampah di kawasan korporasi diwajibkan dikelola oleh pemilik usaha karena volumenya mencapai 40% dari total. KLH berkomitmen memberikan sanksi administratif kepada pelaku yang melanggar aturan ini, seperti hotel, restoran, dan kafe (Horeka).
“Gerakan ASRI menekankan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Kami percaya bahwa solusi masalah sampah harus melibatkan pengelolaan mandiri dari sektor korporasi,” ujar Hanif Faisol Nurofiq dalam wawancara terbaru.
Dalam upaya meningkatkan kesadaran, KLH telah memberikan sanksi ke 500 unit usaha di Jakarta dan 400 unit usaha di Bali yang belum memenuhi standar pengelolaan sampah. Pemerintah menargetkan penyelesaian masalah sampah pada tahun 2029, dengan ASRI sebagai bagian dari strategi utama. Langkah-langkah spesifik dalam mengatasi sampah akan dijelaskan lebih lanjut dalam wawancara eksklusif dengan Hanif Faisol Nurofiq di Nation Hub, CNBC Indonesia.
Proyeksi Target dan Keterlibatan Masyarakat
Menurut rencana, program ASRI dirancang untuk meningkatkan kualitas lingkungan dengan membangun kesadaran kolektif. Menteri Hanif menegaskan bahwa keterlibatan korporasi menjadi kunci keberhasilan. “Kami yakin, jika semua pihak berkolaborasi, target penanganan sampah dapat tercapai tepat waktu,” tambahnya.
Sebagai bagian dari kesadaran masyarakat, Gerakan ASRI diharapkan bisa mengubah pola pengelolaan sampah dari sumber-sumber utama, seperti rumah tangga, korporasi, dan ruang publik. Dengan pendekatan komprehensif, program ini menargetkan peningkatan kebersihan lingkungan secara berkelanjutan. Untuk mendapatkan penjelasan lebih detail, simak wawancara lengkap dengan Menteri Hanif Faisol Nurofiq di Nation Hub, CNBC Indonesia, pada Jum’at, 24 April 2026.