Topics Covered: Prabowo terima laporan Bahlil negosiasi kerja sama energi dengan Rusia

Prabowo terima laporan Bahlil negosiasi kerja sama energi dengan Rusia

Pertemuan dan Laporan

Di Istana Merdeka, Jakarta, Presiden Prabowo Subianto menerima laporan dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, terkait hasil pertemuan negosiasi kerja sama energi dengan Rusia. Seskab Teddy Indra Wijaya, dalam jumpa pers bersama Bahlil di pelataran Istana Merdeka, menjelaskan bahwa Presiden Prabowo menginstruksikan Menteri ESDM untuk melanjutkan hasil pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Teddy menambahkan bahwa Bahlil telah bertemu dengan utusan khusus Putin dalam bidang energi serta menteri energi Rusia, lalu melaporkan hasilnya kepada Presiden.

“Rusia siap menyalurkan pasokan crude dan membangun proyek strategis untuk meningkatkan cadangan serta ketahanan energi nasional,” ujarnya.

Perundingan LPG

Menurut Bahlil Lahadalia, pihaknya juga membuka pembicaraan tentang impor LPG dari Rusia, meski masih memerlukan 2–3 kali pertemuan lanjutan. “Kita akan mendapat dukungan, tetapi proses ini membutuhkan komunikasi bertahap. Sementara itu, untuk urusan crude, saya rasa sudah mendekati penyelesaian,” tambahnya.

“Insya Allah kita juga akan mendapat support, tetapi yang ini masih butuh perjuangan, masih butuh komunikasi dua-tiga tahap, tetapi kalau crude-nya saya pikir sudah, sudah hampir final,” ujar Bahlil Lahadalia.

Perspektif Jangka Panjang

Bahlil Lahadalia menekankan bahwa kerja sama energi dengan Rusia bersifat jangka panjang. “Konsumsi bahan bakar minyak kita mencapai 1,6 juta barel per hari, sementara produksi domestik hanya sekitar 600.000 hingga 610.000 barel per hari. Kita masih mengimpor sekitar satu juta barel per hari. Dalam kondisi global yang dinamis, penting mencari cadangan dari berbagai negara, bukan hanya satu,” tutur Bahlil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *