Historic Moment: KA Lokal Bandung Raya Jadi Penopang Mobilitas Harian, Jutaan Perjalanan Terhubung di Triwulan I 2026
KA Lokal Bandung Raya dan Garut Mendukung Mobilitas Masyarakat, Perjalanan Naik Signifikan di Triwulan I 2026
Kinerja Layanan Kereta Api Lokal di Wilayah Bandung dan Priangan
Pertumbuhan aktivitas masyarakat yang semakin signifikan menggerakkan penggunaan KA Lokal Bandung Raya dan KA Lokal Garut. Pada Triwulan I 2026, angka penumpang naik mencapai 16,67% dibanding tahun sebelumnya, mencerminkan kebutuhan transportasi yang terus meningkat. KAI memperkuat peran layanan kereta api dalam menyambungkan kehidupan sehari-hari warga di wilayah Bandung Raya dan Priangan.
Kereta api lokal menjadi penghubung utama yang menyokong kegiatan sehari-hari, mulai dari perjalanan ke tempat kerja, sekolah, hingga fasilitas umum. Jalur KA Lokal Bandung Raya menghubungkan titik-titik strategis seperti Padalarang–Cicalengka, yang menjadi akses penting bagi permukiman, pendidikan, dan sektor bisnis. Sementara KA Lokal Garut melayani rute Purwakarta–Garut, membuka kemudahan berpindah antar daerah dengan biaya terjangkau.
Kenaikan jumlah pelanggan menunjukkan bahwa layanan ini semakin relevan. Dalam tiga bulan pertama tahun ini, KA Lokal Bandung Raya mengangkut 2.858.523 penumpang, melampaui 2.450.007 pada periode yang sama 2025 dan 1.966.318 pada 2024. Di sisi lain, KA Lokal Garut mencatat 778.837 pengguna, meningkat dari 697.612 pada 2025 dan 620.610 pada 2024.
“Setiap perjalanan di kereta lokal terkait langsung dengan rutinitas masyarakat. Dari aktivitas bekerja hingga mengantar anak ke sekolah, semuanya terintegrasi dalam satu sistem transportasi yang andal,” kata Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI.
Jalur KA Lokal Bandung Raya mengalir melewati stasiun strategis, seperti Haurpugur dan Rancaekek, yang menjadi sentra pendidikan dan industri. Perjalanan dilanjutkan ke arah pusat kota melalui Kiaracondong dan Cikudapateuh, sementara Padalarang menjadi ujung barat yang menghubungkan Bandung dengan Kabupaten Bandung Barat.
Kereta lokal Garut juga berperan dalam memperluas aksesibilitas. Rute ini menghubungkan Garut hingga Purwakarta dengan tarif tertinggi Rp14.000, mencakup stasiun utama seperti Wanaraja dan Cibatu. Perjalanan melewati Nagreg dan Cicalengka menyambungkan kawasan pegunungan dengan wilayah Bandung, memudahkan akses ke rumah sakit, pasar, serta pusat ekonomi.
Kereta lokal menjadi pilihan yang memadai bagi berbagai kalangan. Tarif mulai dari Rp5.000 hingga Rp14.000 memungkinkan masyarakat tetap produktif tanpa beban biaya transportasi berlebih. “Kereta api lokal adalah ruang yang menggabungkan berbagai tujuan kehidupan, membantu masyarakat menjalani aktivitas harian secara efisien,” pungkas Anne.