New Policy: Anak Usaha Cango yang Bergerak dalam HPC dan Inferensi AI Mulai Beroperasi secara Komersial
Anak Usaha Cango yang Bergerak dalam HPC dan Inferensi AI Mulai Beroperasi secara Komersial
Dallas, (ANTARA/PRNewswire)
Cango Inc. (NYSE: CANG), perusahaan terkemuka dalam menambang Bitcoin dan mengembangkan platform terintegrasi berbasis energi serta komputasi AI melalui operasi global, hari ini meluncurkan platform digital resmi untuk anak usahanya, EcoHash Technology LLC (EcoHash). Platform ini dapat diakses melalui www.ecohash.com dan berfungsi sebagai antarmuka utama untuk komputasi berkinerja tinggi (HPC) serta inferensi AI. Situs web ini dirancang untuk memfasilitasi interaksi strategis dengan dua kelompok utama: pengembang AI yang membutuhkan kecepatan respons tinggi dan akses langsung ke sumber data, serta operator infrastruktur yang mencari solusi modular untuk memperluas kapasitas komputasi.
Menurut Goldman Sachs, kebutuhan listrik pusat data di Amerika Serikat diperkirakan mencapai 700 TWh pada 2030, terutama karena beban kerja inferensi AI. Namun, kapasitas pasokan energi yang tersedia hanya sekitar 300 TWh, menciptakan kesenjangan struktural sebesar 400 TWh antara peningkatan permintaan komputasi dan keterlambatan pengembangan infrastruktur. Untuk mengatasi tantangan ini, EcoHash menggabungkan jaringan energi global Cango dengan modul komputasi plug-and-play yang siap digunakan. Platform orkestrasi internal, EcoLink, mendukung pengaturan sumber daya secara cerdas dan real-time, sehingga menghubungkan aset energi terdistribusi dengan kebutuhan AI.
Fasilitas penambangan Cango berdaya 50 MW di Georgia menjadi bagian dari inisiatif ini. Fasilitas tersebut berfungsi sebagai proof-of-concept yang menampilkan model kontainer komputasi secara lengkap. Desainnya tidak hanya menguji kinerja di berbagai kondisi termal dan daya, tetapi juga memberikan contoh nyata bagi mitra industri dalam sektor digital dan Bitcoin. Dengan memperlihatkan keandalan modul plug-and-play ini, Cango membuka peluang kolaborasi global di jaringan EcoHash.
“EcoHash menjadi fondasi dalam strategi kami untuk menciptakan platform yang mampu menghadapi kebutuhan masa depan sekaligus mendorong pertumbuhan berkelanjutan,” kata Jack Jin, Chief Technology Officer EcoHash. “Lapisan orkestrasi kami, sebagai inti jaringan, memungkinkan alokasi sumber daya secara cepat dan efisien, serta menghubungkan kebutuhan AI, termasuk inferensi LLM, generative AI, dan aplikasi komputasi intensif lainnya, dengan infrastruktur yang terdistribusi,” tambahnya.
Langkah ini menunjukkan komitmen Cango untuk memperluas jaringan EcoHash ke berbagai lokasi potensial, baik dalam operasi internal maupun eksternal. Alokasi kapasitas di fasilitas Georgia akan menjadi titik awal dalam pengembangan ekosistem AI global yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Narahubung: ir@cangoonline.com