Topics Covered: Gubernur Sulteng: Ajang Olahraga Dorong Pembangunan Daerah Sulawesi Tengah
Gubernur Sulteng: Acara Olahraga Tidak Hanya Hiburan, Tapi Pendorong Pembangunan Daerah
Dalam sebuah wawancara di Palu, Minggu, Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menyatakan bahwa kegiatan olahraga, terutama yang berskala nasional, menjadi alat efektif dalam memajukan wilayah. Menurutnya, event seperti Kejuaraan Nasional Berani Drag Bike dan Drag Race 2026 tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memiliki dampak luas pada aspek sosial dan ekonomi masyarakat.
“Olahraga bukan sekadar hiburan, tetapi juga membantu meningkatkan kualitas hidup dan kemajuan daerah. Ini mencakup berbagai bidang, dari pertumbuhan ekonomi hingga keharmonisan masyarakat,” ujar Anwar Hafid.
Sulawesi Tengah, menurut gubernur, terkenal dengan prestasi olahraga, khususnya sepak bola di masa lalu. Oleh karena itu, ia menekankan perlunya terus membangun ekosistem olahraga untuk menjaga reputasi dan daya saing daerah. Kebijakan ini mencerminkan komitmen pemerintah provinsi dalam menganggap olahraga sebagai aset penting.
Ajang olahraga besar seperti Kejurnas Drag Bike dan Drag Race menciptakan dinamika ekonomi yang signifikan. Interaksi antara peserta dan masyarakat lokal memperkaya hubungan sosial, sekaligus menggerakkan perekonomian melalui peningkatan penjualan produk dan jasa. Sektor perhotelan serta usaha kecil dan menengah (UMKM) juga mengalami pertumbuhan permintaan, menunjukkan dampak ekonomi yang berganda.
Pembangunan Sirkuit Permanen untuk Mendukung Event Olahraga
Sebagai langkah strategis, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah sedang merencanakan pembangunan sirkuit permanen di kawasan Hutan Kota Palu. Fasilitas ini diharapkan menjadi infrastruktur utama untuk menggelar berbagai ajang olahraga otomotif secara berkelanjutan. Sirkuit ini akan menjadi basis penting dalam mengakselerasi pengembangan sektor olahraga.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Tengah, Muhammad Fatur Razak, menegaskan bahwa kejuaraan olahraga otomotif menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan daerah dalam kompetisi nasional. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya tentang prestasi, tetapi juga memperkuat harga diri Sulawesi Tengah.
Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulawesi Tengah, Helmi Umar, melaporkan bahwa partisipasi peserta dalam Kejurnas Drag Bike dan Drag Race tahun ini meningkat drastis. Lebih dari 1.000 peserta dari berbagai wilayah turut serta, menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap olahraga otomotif. Sistem pemisahan jadwal antara kategori motor dan mobil juga diterapkan untuk memastikan kelancaran dan keselamatan acara.