Topics Covered: Mantan Petinggi Sinar Mas Merapat ke Buana Lintas Lautan (BULL)
Mantan Petinggi Sinar Mas Merapat ke Buana Lintas Lautan (BULL)
Jakarta – Perusahaan PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 23 April 2026. Acara ini bertujuan untuk mengajukan usulan perubahan struktur pengurus perusahaan, termasuk pengangkatan anggota Dewan Komisaris baru. Berdasarkan informasi yang diterbitkan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), RUPSLB akan diadakan pada hari Kamis pekan depan, pukul 14.00 hingga 15.00 WIB, di Sampoerna Strategic Square, Tower Utara, Lantai ЗA, Ruang Anggrek 1-3.
Pengusulan Perubahan Struktur Pengurus
Manajemen menyatakan, dalam agenda RUPSLB, perusahaan akan mengusulkan penambahan Komisaris Independen baru ke dewan pengurus. “Kami berharap mendapatkan dukungan dari para pemegang saham untuk mengubah susunan pengurus dengan mengangkat individu yang kompeten,” tulis manajemen, Senin (13/4/2026).
Profil Ferita Lie
Dalam dokumen yang diterbitkan, nama Ferita Lie disebut sebagai calon Komisaris Independen yang akan bergabung dengan BULL. Ferita Lie memiliki pengalaman di sektor keuangan dan bisnis, terutama di grup Sinarmas. Ia menjabat sebagai Managing Director di PT Sinarmas Multi Artha Tbk dari 2021 hingga 2025. Selain itu, sejak 2018 hingga 2025, Ferita juga pernah memegang jabatan komisaris utama PT Sinarmas Sekuritas.
Sebelumnya, pada 2013-2017, ia memimpin tim keuangan Sinarmas Mining Group. Di luar grup Sinar Mas, Ferita pernah menjadi direktur keuangan Grand Indonesia dari 2007 hingga 2013. Saat ini, ia menjabat sebagai Pendiri dan Direktur Utama Marx Consulting Group sejak tahun 2025.
Latar Belakang Pendidikan
Ferita Lie, warga negara Indonesia berusia 49 tahun, memiliki latar belakang akademik di bidang ekonomi dan manajemen. Ia menyelesaikan gelar sarjana di Universitas Trisakti pada tahun 1998, dengan jurusan Ekonomi Akuntansi. Setelah itu, Ferita melanjutkan studi ke jenjang pascasarjana dan meraih gelar International Executive Master of Management dari Universitas Pelita Harapan pada 2020.
Rumor Akuisisi Sinar Mas
Berita tentang rencana akuisisi BULL oleh Sinar Mas sempat mengemuka. Namun, Direktur Wong Kevin enggan memberikan tanggapan terkait isu tersebut. “Kita mungkin tidak ada komentar hingga ada kepastian spesifik, jadi untuk hal itu kita totally no comment,” ungkapnya.
Di sisi lain, pihak manajemen menilai peluang pertumbuhan perusahaan ke depan sangat menjanjikan. “Kami yakin bisa memanfaatkan berbagai potensi dengan optimal, baik melalui aksi korporasi, pinjaman baru, maupun kerja sama dengan investor strategis,” jelas Wong Kevin.
Kolaborasi dengan Grup Sinarmas
Sekretaris Perusahaan Krisnanto Tedjaprawira menambahkan, hubungan antara BULL dan Grup Sinarmas sudah terjalin sejak 2018. “Bank Sinarmas telah mendukung pengembangan BULL secara kontinu, dan kami optimis bisa melanjutkan kerja sama yang lebih luas di masa depan,” ujarnya.
“Tentunya kalau mengenai itu kita mungkin tidak ada komentar apapun sebelum ada spesifik final atau apa, jadi itu kita totally no comment,”
“Maka dari itu karena memang peluang kami itu sangat attractive, kami berkeyakinan bahwa kita bisa execute rencana overall plan kita,”