Topics Covered: Kebiasaan Sepele yang Ternyata Bikin IQ Merosot, Hindari!
Kebiasaan Sepele yang Ternyata Bikin IQ Merosot, Hindari!
Menurunkan Kinerja Otak dengan Kemampuan Multitasking
Jakarta – Jangan terburu-buru merasa bangga jika Anda berpikir bisa mengatur beberapa tugas sekaligus. Studi terbaru menunjukkan bahwa multitasking justru bisa melemahkan kemampuan berpikir dan menurunkan tingkat kecerdasan. Otak manusia berbeda dari komputer, karena tidak bisa mengolah banyak aktivitas secara bersamaan tanpa mengalami penurunan efisiensi.
Ketika seseorang melakukan lebih dari satu tugas dalam waktu singkat, perhatian mereka terpecah. Ini menyebabkan penurunan fokus dan kualitas hasil pekerjaan. Penelitian menyebutkan bahwa kebiasaan multitasking yang terus-menerus berkorelasi dengan penurunan kecerdasan emosional. Bahkan, dalam lingkungan kerja, keterlibatan multitasking bisa mengurangi skor IQ hingga 10–15 poin.
“Banyak orang mengira mereka mampu menyelesaikan tugas sekaligus, padahal yang terjadi adalah mereka hanya beralih antar aktivitas,” tulis Francesc Miralles dan Hector Garcia dalam buku non-fiksi “Ikigai: The Japanese Secret to A Long and Happy Life.”
Proses Kontrol Eksekutif dalam Otak
Kemampuan multitasking diotaki oleh fungsi eksekutif mental. Fungsi ini bertugas mengatur berbagai proses kognitif, termasuk menentukan urutan dan waktu pengerjaan tugas. Menurut peneliti Meyer, Evans, dan Rubinstein, proses tersebut terdiri dari dua tahap utama.
Pertama, proses “goal shifting” yang melibatkan keputusan untuk mengalihkan fokus dari satu hal ke yang lain. Kedua, “aktivasi peran” yang mengubah aturan tugas lama menjadi aturan tugas baru. Keduanya membutuhkan waktu, dan semakin sering dilakukan, semakin banyak kehilangan efisiensi.
Transisi dari satu pekerjaan ke pekerjaan lain membuat otak memerlukan detik tambahan untuk menyelesaikan tugas. Namun, jika multitasking berlangsung terus-menerus, waktu yang terbuang justru bisa lebih besar dari waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas secara berurutan.