Key Strategy: Menhub sebut kebijakan WFA efektif urai Angkutan Lebaran

Menhub sebut kebijakan WFA efektif urai Angkutan Lebaran

Kementerian Perhubungan mengungkapkan bahwa kebijakan work from anywhere (WFA) berdampak positif dalam mengendurkan kepadatan lalu lintas selama Angkutan Lebaran 1447 Hijriah/2026 Masehi. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menuturkan, kebijakan tersebut berhasil memindahkan volume kendaraan hingga 450.000 unit dari H-3 hingga H-1 Lebaran, sehingga mengurangi tekanan pada jalur utama.

Dalam pernyataannya di Jakarta, Selasa, Dudy menyebut bahwa distribusi kendaraan yang lebih merata selama periode H-8 hingga H-4 membantu mencegah lonjakan lalu lintas di puncak arus mudik. Hasilnya, kepadatan pada hari puncak berkurang hingga 17,94 persen dibandingkan situasi tanpa WFA.

“Kebijakan WFA pada arus mudik terbukti efektif memindahkan volume lalu lintas sebanyak 450.000 kendaraan pada H-3 sampai H-1 Lebaran,” ujar Dudy.

Selama arus balik, kebijakan serupa mampu mengalihkan sekitar 328.000 kendaraan dari hari H hingga H+3 ke periode H+4 sampai H+8. Distribusi yang lebih merata turut menurunkan kepadatan hingga 10,57 persen. Selain itu, kebijakan pembatasan angkutan barang berkontribusi signifikan, mengurangi volume kendaraan sumbu tiga sebesar 74,56 persen.

Dudy juga menjelaskan bahwa Kementerian Perhubungan memberikan sanksi administratif kepada 75 perusahaan angkutan barang yang tidak mematuhi aturan. Dari sisi infrastruktur, kecepatan rata-rata di ruas Tol Trans Jawa seperti Jakarta-Semarang mencapai di atas 80 kilometer per jam, menunjukkan layanan kategori A dengan waktu tempuh sekitar 5 jam 20 menit.

Berdasarkan survei, jumlah pergerakan masyarakat diprediksi 143,92 juta orang, tetapi realisasinya mencapai 147,55 juta orang, naik 2,53 persen. Total pergerakan selama periode Lebaran 2026 mencapai 298,6 juta, dengan pelaku perjalanan utama berasal dari Pulau Jawa, khususnya Jawa Barat, serta Jawa Timur dan Jawa Tengah sebagai tujuan utama.

Puncak arus mudik terjadi pada 18 Maret 2026, sedangkan puncak arus balik pada 28 Maret 2026. Kebijakan WFA dan Nyepi 2026 diterapkan sejak 16-17 Maret 2026 dan 25-27 Maret 2026, masing-masing untuk mengoptimalkan transportasi selama masa libur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *