Solving Problems: Harga Laptop Naik Drastis di Indonesia, Pedagang ITC Teriak

Harga Laptop Naik Drastis di Indonesia, Pedagang ITC Teriak

Kelangkaan chip global telah memengaruhi peningkatan harga laptop di Indonesia. Pada awal April, CNBC Indonesia melakukan pengecekan di sejumlah toko di ITC Kuningan. Hasilnya, harga laptop mengalami kenaikan bervariasi, mulai dari Rp2 juta hingga Rp4 juta. “Harga naik sekitar Rp2-3 juta. Untuk laptop gaming, kenaikannya bisa mencapai Rp4 juta,” ungkap seorang penjual kepada CNBC Indonesia.

Kenaikan Harga Komponen

Kenaikan ini berlangsung sejak awal tahun. Selain laptop, harga RAM DDR5 juga mengalami lonjakan. Sebelumnya, RAM ini dibanderol sekitar Rp800-900 ribu, namun kini mencapai lebih dari Rp2 juta, bahkan ada yang hingga Rp2,5 juta. Beberapa penjual menyatakan kenaikan harga mengurangi daya beli konsumen. “Penjualan bisa turun hingga 50%,” tambah penjual lainnya.

Di bulan Januari, kenaikan harga RAM DDR4 dan DDR5 juga tercatat. Pada masa itu, peningkatan harganya bertahap, dengan beberapa produk mencapai empat kali lipat dari harga sebelumnya. DDR5 32GB misalnya, terdaftar dengan harga Rp7-8 juta, sementara RAM 16GB meningkat dari Rp1 juta menjadi Rp2 juta.

“Karena dinamika rantai pasok komponen global, Asus akan menyesuaikan harga laptop yang dijual di Indonesia,” tutur Brama Setyadi, Head of PR dan Digital Marketing ASUS Indonesia, pada Januari lalu.

Perusahaan riset IDC memproyeksikan penurunan pasokan PC secara global yang semakin signifikan hingga 2026. Hal serupa terjadi pada pasar tablet, dengan penurunan hingga 7,6%. Faktor utama penyebabnya adalah kekurangan chip memori. Kenaikan biaya komponen serta hambatan logistik akan membatasi kapasitas produksi tahun ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *