Key Strategy: Kepri terpilih jadi lokasi penelitian perwira siswa Seskoau
Kepri Terpilih sebagai Lokasi Penelitian Perwira Siswa Seskoau
Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) resmi menjadi tempat pelaksanaan Kuliah Kerja Pencarian Data Penelitian Perwira Siswa (KK PDP Pasis) Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Seskoau) Angkatan-64 Tahun Pelajaran 2026. Penetapan ini didasari oleh beberapa pertimbangan strategis, termasuk kondisi ruang udara yang dinilai sangat optimal.
Potensi Ruang Udara Jadi Alasan Utama
Komandan Seskoau, Marsekal Muda TNI Jorry S Koloay, menjelaskan bahwa keputusan memilih Kepri terkait dengan keunggulan ruang udara yang diperkirakan berperan penting dalam pengembangan sektor penerbangan nasional. “Kepri memiliki ruang udara yang tidak hanya layak, tetapi juga sangat potensial,” ujarnya.
“Potensi ruang udara Kepri menjadi salah satu alasan kami mengadakan KK PDP Pasis Seskoau 2026,” kata Marsekal Jorry Kota Tanjungpinang, Selasa.
Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk mengumpulkan data yang relevan dan mendukung evaluasi serta solusi dalam pengelolaan ruang udara di daerah perbatasan. Kepri juga dianggap sebagai titik strategis, baik secara nasional maupun internasional, karena posisinya yang vital dalam menjaga pertahanan, kedaulatan, dan keamanan.
Di samping itu, kehadiran perwira siswa tersebut diharapkan dapat memperkuat pengelolaan ruang udara yang dikelola oleh sipil maupun militer. “Kami ingin para Pasis Seskoau tahun 2026 mampu mengumpulkan data yang valid,” tambahnya.
Kunjungan Diharapkan Mendukung Pariwisata dan Ekonomi
Marsekal Jorry juga menegaskan bahwa kunjungan ke Kepri bukan hanya untuk belajar dan meneliti, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap pariwisata dan ekonomi daerah. “Kedatangan anggota Pasis Seskoau ini diharapkan bisa mendorong aktivitas ekonomi lokal dan mengenalkan Kepri kepada lebih banyak orang,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Provinsi Kepri, Andi Agung, menyambut baik pemilihan Kepri sebagai lokasi kegiatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa wilayah Kepri memiliki lokasi geografis unik sebagai negara kepulauan berbasis maritim yang langsung berbatasan dengan Singapura, Malaysia, dan Kamboja.
“Dengan potensi tersebut, Kepri terus berupaya bersinergi dan berkolaborasi dalam meningkatkan pembangunan daerah maupun nasional,” ucap Andi Agung.
Dalam sambutannya, Andi Agung menyoroti keberagaman potensi Kepri, mulai dari sektor ekonomi, maritim, dan pariwisata, hingga ruang udara dan laut yang bisa menjadi titik kontrol penting dalam perdagangan internasional.