Special Plan: Unggahan Trump bergambar mirip Yesus hanya candaan, kata Vance
Unggahan Trump bergambar mirip Yesus hanya candaan, kata Vance
Istanbul, 13 April — Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance mengungkapkan bahwa unggahan kontroversial Presiden Donald Trump yang menampilkan gambar dirinya seperti Yesus Kristus hanyalah bentuk lelucon. Dalam wawancara dengan Fox News, Vance menyatakan, “
Menurut saya, presiden mengunggah sebuah candaan, dan tentu saja ia menghapusnya karena menyadari banyak orang tak memahami leluconnya
,” ujarnya.
Vance menambahkan bahwa Trump sering menggunakan media sosial sebagai alat untuk menyampaikan pesan secara langsung kepada publik. “Saya justru melihat itu sebagai hal yang baik dari presiden, yaitu ia tidak disaring. Ia tidak menyatakan semua hal melalui ahli komunikasi. Ia benar-benar menjangkau masyarakat secara langsung,” terangnya.
Trump menghapus postingan tersebut dari platform Truth Social, yang memuat gambar hasil kecerdasan buatan, Senin lalu. Tindakan ini terjadi di tengah perselisihan dengan Paus Leo XIV, setelah AS dan Israel menyerang Iran di akhir Februari. Meski demikian, Trump membela unggahannya. “
Saya memang mengunggahnya, dan dalam pandangan saya, itu menggambarkan saya sebagai dokter dan berkaitan dengan Palang Merah — ada petugas Palang Merah di sana yang kami dukung. Hanya media penyebar berita palsu yang bisa memelintir hal semacam itu
,” katanya.
Vance juga menyebut adanya perbedaan pandangan dengan Vatikan. “Kami menghormati Paus dan memiliki hubungan baik dengan Vatikan, tetapi perbedaan pendapat dalam isu substansial adalah hal yang wajar,” tuturnya. Ia menambahkan bahwa Vatikan sebaiknya fokus pada isu moral dan urusan internal Gereja Katolik. “Sedangkan Presiden Amerika Serikat menjalankan kebijakan publik,” pungkasnya.