New Policy: Gubernur Lampung: 2027 target 2.651 desa produksi pupuk organik cair
Gubernur Lampung: 2027 target 2.651 desa produksi pupuk organik cair
Di Bandarlampung, Selasa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan rencana untuk menyelesaikan program pengembangan pupuk organik cair di seluruh desa se-Provinsi Lampung pada 2027. Ia menjelaskan, target ini mencakup 2.651 desa yang akan mampu memproduksi dan memanfaatkan pupuk organik cair secara mandiri.
“Dengan program ini, semua desa di Lampung nantinya dapat menghasilkan pupuk organik cair, sehingga produktivitas komoditas pertanian mereka meningkat,” tutur gubernur.
Pemantauan selama 2025 menunjukkan bahwa 500 desa telah terlibat dalam penggunaan pupuk organik cair. Pada 2026, Pemerintah Provinsi Lampung akan memperluas cakupan program tersebut hingga 1.500 desa. Dalam jangka waktu ini, target adalah penggunaan pupuk organik cair di satu juta hektare lahan pertanian.
Menurut gubernur, penggunaan pupuk hayati akan memberikan manfaat signifikan seperti memperbaiki kualitas tanah, mengurangi biaya produksi, serta menurunkan ketergantungan pada pupuk kimia hingga 30 persen. Dampak lain yang diharapkan adalah peningkatan produktivitas tanam sebesar 25 persen, yang berkontribusi pada peningkatan pendapatan petani di daerah tersebut.
Program ini dirancang sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan, menurut gubernur. “Tujuan utama adalah mendorong pertumbuhan ekonomi desa dengan memastikan pengelolaan pertanian dilakukan secara mandiri,” imbuhnya.