Main Agenda: Bos Pengusaha Minta Ada Tim Khusus Kawal Kerja Keras Presiden Prabowo

Bos Pengusaha Minta Ada Tim Khusus Kawal Kerja Keras Presiden Prabowo

Pengusaha Optimis Indonesia Bisa Jadi Pilihan Investasi Global

Jakarta — Dalam kunjungan diplomatik ke Rusia, Presiden Prabowo Subianto berupaya memperkuat daya tarik Indonesia bagi para investor. Sejumlah negara besar seperti Uni Emirat Arab, Amerika Serikat, Jepang, dan Korea Selatan telah menunjukkan komitmen investasi. Para pengusaha menyambut baik langkah ini sebagai indikasi kemajuan dalam menarik minat dunia internasional.

Walau demikian, realisasi kebijakan di dalam negeri justru menjadi fokus utama. Beberapa hambatan struktural terus menghalangi proses peningkatan investasi. Birokrasi yang rumit, inkonsistensi antara regulasi pusat dan daerah, serta masalah teknis lainnya sering membuat investor ragu untuk mengambil langkah besar.

“Presiden sudah bekerja luar biasa untuk menjemput bola ke luar negeri, kami sangat apresiasi. Namun, di lapangan masih ada sumbatan yang perlu diatasi. Konsistensi regulasi dan kepastian hukum menjadi kunci agar komitmen ini berdampak nyata,” jelas Wakil Ketua Umum Kadin, Akhmad Ma’ruf Maulana.

Akhmad Ma’ruf Maulana menyarankan pembentukan tim khusus yang bertugas mempercepat realisasi investasi. Unit ini diharapkan mampu mengatasi kendala secara menyeluruh, dari tahap awal hingga akhir. Investor dari negara maju menuntut standar tinggi dalam kejelasan aturan dan kepastian hukum. Tanpa perbaikan konkret, peluang besar yang terbuka bisa lenyap.

Tim tersebut dianggap penting untuk memastikan dana yang dijanjikan benar-benar mengalir ke sektor industri dan memberikan manfaat ekonomi. “Kita ingin menunjukkan kepada dunia, khususnya mitra dari Jepang hingga Timur Tengah, bahwa Indonesia bukan hanya tempat diskusi, tapi lokasi investasi yang ideal,” tambah Ma’ruf, yang juga Ketua Umum HKI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *