Main Agenda: Pengusaha Ungkap Hari Libur di RI Terbanyak di ASEAN, Minta Ini ke DPR

Pengusaha Ungkap Hari Libur di RI Terbanyak di ASEAN, Minta Revisi ke DPR

Jakarta, Apindo: Jumlah Libur dan Produktivitas

Menurut pengusaha, jumlah hari libur di Indonesia lebih besar dibandingkan negara-negara lain dalam kawasan ASEAN, yang berdampak pada tingkat produktivitas yang kurang optimal. Dalam diskusi di rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi IX DPR RI, Ketua Komite Regulasi Ketenagakerjaan dan Hubungan Kelembagaan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Myra Maria Hanartiani, menjelaskan bahwa durasi waktu kerja di Indonesia berada di urutan kedua terpendek di ASEAN, hanya sekitar 40 jam per minggu.

Sementara itu, jumlah hari libur di Indonesia mencapai 27 hari per tahun. “Berdasarkan data dari ILO, jam kerja di sini termasuk dalam yang paling singkat di kawasan ASEAN. Namun, hari libur kita justru menjadi yang terbanyak,” ujar Myra dalam paparannya. Poin ini mengakibatkan produktivitas pekerja Indonesia terlihat lebih rendah dibandingkan negara-negara ASEAN lainnya.

“Meski produktivitas sering dikritik, ternyata jumlah hari libur dan durasi jam kerja tidak mendukung upaya peningkatan kinerja,” tambah Myra.

Myra menyarankan revisi terhadap kebijakan libur agar bisa meningkatkan efisiensi kerja. “Kami berharap ada peninjauan ulang terkait durasi waktu kerja. Selain itu, libur bersama yang sering muncul secara mendadak perlu diatur lebih terstruktur setiap tahun,” jelasnya. Ia menegaskan bahwa dengan penyesuaian ini, produktivitas pekerja dapat ditingkatkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *