Saham Prajogo dan Komoditas Dilepas Asing – Ini Daftarnya

Saham Prajogo dan Komoditas Dilepas Asing, Ini Daftarnya

Pada perdagangan Selasa (14/4/2026), investor asing melakukan penjualan masif pada sejumlah saham, meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup dengan kenaikan signifikan. Fenomena ini menunjukkan adanya tindakan ambil untung dari sektor tertentu setelah mengalami penguatan tajam sebelumnya.

Konsentrasi Penjualan pada Sektor Energi dan Komoditas

Tekanan jual asing terutama berfokus pada saham-saham yang terkait dengan energi serta komoditas, seperti BRMS, ENRG, BUMI, hingga ANTM. Hal ini mengindikasikan bahwa pembelian besar di sektor tersebut telah berakhir, dengan penjualan masif menghiasi transaksi.

Saham Konglomerat Prajogo Juga Terkena Penjualan

Selain itu, beberapa saham perusahaan konglomerat Prajogo Pangestu seperti BRPT, PTRO, dan TPIA masuk dalam daftar penjualan asing terbesar. Penurunan ini terjadi setelah reli yang signifikan, sehingga investor mengambil keuntungan dengan menjual kepemilikan mereka.

Daftar 10 Saham dengan Net Foreign Sell Terbesar

  • PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) – Rp213,1 miliar
  • PT Petrosea Tbk (PTRO) – Rp142,2 miliar
  • PT Barito Pacific Tbk (BRPT) – Rp105,9 miliar
  • PT Bumi Resources Tbk (BUMI) – Rp93,7 miliar
  • PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) – Rp54,4 miliar
  • PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) – Rp50,2 miliar
  • PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) – Rp39,0 miliar
  • PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) – Rp39,0 miliar
  • PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) – Rp37,1 miliar
  • PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) – Rp36,4 miliar

Arus dana asing yang masuk turut mendukung kenaikan IHSG, yang ditutup naik 2,34% atau 175,76 poin ke level 7.675,95. Selama hari itu, terdapat 548 saham yang menguat, 151 mengalami penurunan, dan 119 saham stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp24,85 triliun, melibatkan 53,31 miliar saham dalam 3,11 juta transaksi.

Kapitalisasi pasar pasar modal naik menjadi Rp13,71 triliun. Hampir seluruh sektor mengalami penguatan, dengan kenaikan tertinggi dicatatkan oleh sektor infrastruktur dan barang baku. Hanya sektor konsumer non primer yang mengalami pelemahan. Emiten blue chip serta perusahaan konglomerat juga menguat secara signifikan.

Penggerak Utama IHSG

Saham-saham yang berkontribusi terbesar pada kenaikan IHSG meliputi DSSA, MORA, BBRI, BRPT, BBCA, BREN, AMMN, dan BMRI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *