Pemilik iPhone Masih Pakai iOS Ini Dalam Bahaya – Cek Segera

Pemilik iPhone Masih Pakai iOS Ini Dalam Bahaya, Cek Segera

Dari Jakarta, pengguna iPhone di seluruh dunia berisiko menjadi korban serangan berbahaya. Sebuah malware, Darksword, telah dikaitkan dengan pencurian data dari ratusan juta perangkat ponsel. Laporan ini diterbitkan oleh perusahaan keamanan siber Lookout, iVerify, serta Google. Selain itu, Google dan iVerify juga mengungkapkan spyware bernama Coruna.

Kemunculan Malware dan Target Serangan

Sumber informasi mengatakan ada jalur eksploitasi terbaru yang terverifikasi. Fokusnya adalah pada entitas yang mungkin bersifat kriminal, kata Justin Albrecht, peneliti utama dari Lookout, seperti yang dilaporkan Reuters, pada Sabtu (28/3/2026).

“Sekarang ada jalur eksploitasi terbaru yang terverifikasi, jatuh ke tangan entitas yang berpotensi kriminal dengan fokus keamanan,”

Malware Darksword menargetkan negara seperti Arab Saudi, Turki, Malaysia, dan Ukraina. Di Malaysia dan Turki, penyebabnya terkait dengan vendor pengawasan komersial dari Turki, PARS Defense. Perusahaan tersebut belum merespons permintaan komentar.

Penggunaan iOS yang Rentan

Para peneliti menemukan bahwa Darksword berhubungan dengan iPhone yang menjalankan iOS versi 18.4 hingga 18.6.2. Pengguna yang terkena biasanya mengunjungi situs web Ukraina. Jumlah iPhone yang rentan belum diketahui secara pasti.

Menurut iVerify dan Lookout, sekitar 220 juta hingga 270 juta iPhone masih menggunakan versi iOS yang rentan terhadap serangan. Mereka menyarankan pengguna untuk segera melakukan pembaruan perangkat lunak sebagai langkah pencegahan.

Perubahan Nama dan Desain iOS

Sistem operasi iOS 18 diluncurkan Apple pada tahun 2024, beberapa bulan sebelum peluncuran iPhone 16. Setelah itu, Apple mengubah pola penamaan versi sistem operasi, menggantinya dengan iOS 26. Versi ini mengenalkan desain “liquid glass” sebagai fitur baru.

Juru bicara Apple menyatakan bahwa eksploitasi terkait dengan software yang sudah usang. Kerentanan ini dapat diatasi dengan melakukan update. “Memperbarui perangkat lunak tetap jadi yang terpenting yang bisa dilakukan pengguna untuk menjaga keamanan tinggi perangkat Apple,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *