Latest Program: Putar Otak Maskapai Selamatkan Bisnis Saat Harga Avtur Meledak

Putar Otak Maskapai Selamatkan Bisnis Saat Harga Avtur Meledak

Harga bahan bakar avtur yang melonjak tajam belakangan ini mengharuskan sejumlah maskapai melakukan penyesuaian strategis untuk menjaga kelangsungan operasional. Lonjakan harga ini terjadi seiring pecahnya perang antara Iran dan Amerika Serikat (AS) serta Israel, yang menyebabkan biaya avtur naik hingga US$150 hingga US$200 per barel dalam beberapa minggu terakhir.

Garuda Indonesia

Maskapai pelat merah ini memperkenalkan penyesuaian harga tiket setelah pemerintah memberikan izin peningkatan tarif maksimal 13 persen. Garuda Indonesia menyatakan akan mengubah harga secara proporsional dan terukur. Selain itu, perusahaan juga sedang menguji pengaturan frekuensi dan jadwal penerbangan di sejumlah rute untuk mempertahankan produktivitas kapasitas.

Cathay Pacific

Maskapai asal Hong Kong mengumumkan kenaikan biaya bahan bakar sebesar 34 persen untuk seluruh rute per 1 April 2026. Perusahaan akan mengevaluasi dampak kenaikan harga tersebut dalam dua minggu.

CEO Cathay Pacific menyampaikan bahwa maskapai akan menjaga jumlah penerbangan, meski biaya avtur meningkat. Namun, jika permintaan menurun, pihaknya berencana memangkas 10 persen layanan.

Singapore Airlines

Maskapai Singapura mengambil langkah menaikkan tarif tiket pesawat serta mengoptimalkan kapasitas dan rute. Untuk mengurangi fluktuasi biaya, perusahaan juga menerapkan strategi lindung nilai atau fuel hedging selama lima tahun ke depan.

Airasia X

Maskapai asal Malaysia memangkas 10 persen jadwal penerbangannya di seluruh jaringan. Perusahaan ini juga meningkatkan harga tiket sebesar 20 persen pada sebagian besar rutenya untuk menutupi kenaikan biaya avtur.

American Airlines

Maskapai AS menerapkan biaya tambahan untuk bagasi. Untuk penerbangan domestik dan internasional jarak pendek, bagasi pertama dan kedua dikenai tambahan US$10 atau setara Rp171 ribu. Bagasi ketiga dikenai tarif US$150 atau sekitar Rp2,6 juta. Selain itu, American Airlines juga memangkas beberapa layanan untuk penumpang kelas ekonomi.

China Eastern Airlines

Maskapai Tiongkok mengenakan tambahan biaya bahan bakar sebesar 60 yuan atau Rp150 ribu untuk penerbangan hingga 800 kilometer. Untuk jarak lebih dari 800 kilometer, tambahan biaya mencapai 120 yuan atau Rp300 ribu.

Sunexpress

Maskapai gabungan Turkish Airlines dan Lufthansa menaikkan harga tiket pesawat rute Turki-Eropa per 1 Mei 2026. Biaya avtur juga dikenakan per penumpang sebesar 10 euro atau sekitar Rp201 ribu untuk pemesanan yang dibuat sebelum 1 April dan keberangkatan pada 1 Mei 2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *