New Policy: PLN EPI: Penghargaan NCSRA 2026 jadi bukti transformasi CSR berjalan
PLN EPI: Penghargaan NCSRA 2026 jadi bukti transformasi CSR berjalan
Jakarta – Masa depan keberlanjutan bisnis PLN EPI terlihat melalui penghargaan Platinum Alignment yang diterima dalam ajang Nusantara CSR Awards (NCSRA) 2026. Mamit Setiawan, Sekretaris Perusahaan PT PLN Energi Primer Indonesia, mengatakan penghargaan ini menunjukkan bahwa peran CSR sudah berubah menjadi bagian penting dari strategi bisnis perusahaan.
“Program TJSL PLN EPI kini tidak hanya fokus pada aspek sosial, tetapi juga berhasil menghasilkan nilai ekonomi yang jelas dan terukur. Ini adalah bentuk baru CSR yang kami usahakan,” ujarnya, dalam siaran pers di Jakarta, Rabu (8/4/2026).
Program pengelolaan sampah organik berbasis maggot tersebut tidak hanya mengatasi masalah lingkungan, tetapi juga membentuk ekosistem ekonomi sirkular. Dengan budi daya maggot black soldier fly di Gunung Kidul, DI Yogyakarta, PLN EPI menciptakan manfaat bagi masyarakat dan memperkuat daya tahan bisnis perusahaan.
Ajang NCSRA ke-17 tahun 2026 diselenggarakan oleh La Tofi School of Social Responsibility. Penghargaan diberikan atas inisiatif Pengelolaan Sampah Organik Dapur (SOD) yang menunjukkan dampak nyata dalam meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat dan membangun nilai dalam rantai pasok. Program ini mendapatkan skor 90,80, dan masuk ke kategori ketahanan ekonomi serta rantai nilai.
SELAIN itu, program ini juga meraih predikat Corporate Economic Protection Index (CEPI) Champion Candidate dengan angka 2,72. Angka ini mengartikan bahwa setiap Rp1 investasi CSR mampu melindungi hingga Rp2,72 dari risiko operasional perusahaan.
“Bagi PLN EPI, TJSL bukan lagi tugas wajib, tetapi menjadi investasi strategis yang mengubah risiko menjadi peluang, limbah menjadi sumber daya, serta masyarakat menjadi mitra dalam mewujudkan bisnis berkelanjutan,” tambah Mamit.