Important Visit: KPK panggil ulang dua saksi mangkir dalam kasus korupsi LPEI

KPK panggil ulang dua saksi mangkir dalam kasus korupsi LPEI

Dari Jakarta, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan bahwa dua saksi tidak datang ke panggilan pemeriksaan dalam penyelidikan dugaan korupsi terkait pemberian fasilitas kredit oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI). Kedua saksi yang absen tersebut adalah Chandra Adiwijaya Hong, yang juga bertindak sebagai direktur, pemilik, dan penanggung jawab PT Mitra Karya Usaha Sejahtera, serta Hadi Surya, direktur, pemilik, dan penanggung jawab PT Daya Sakti Unggul Corp.

Penyidik koordinasi untuk ulangi jadwal pemeriksaan

“Kedua saksi tidak hadir,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada jurnalis di Jakarta, Rabu. Budi menyampaikan bahwa KPK belum menerima konfirmasi dari kedua saksi yang dijadwalkan diperiksa pada 14 April 2026. Ia menegaskan bahwa penyidik akan berkoordinasi dan menetapkan ulang jadwal pemeriksaan berikutnya.

“Penyidik akan berkoordinasi dan menjadwalkan ulang pemeriksaan berikutnya,” katanya.

Penetapan lima tersangka sebelumnya

Dalam kasus ini, sebelumnya pada 3 Maret 2025, KPK menetapkan lima tersangka, terdiri dari dua orang dari LPEI dan tiga orang dari pihak debitur PT Petro Energy. Dua tersangka dari LPEI adalah Direktur Pelaksana I Dwi Wahyudi dan Direktur Pelaksana IV Arif Setiawan. Sementara itu, tiga tersangka dari PT Petro Energy meliputi Presiden Direktur PT Caturkarsa Megatunggal/Komisaris Utama PT PE Jimmy Masrin, Direktur Utama PT PE Newin Nugroho, serta Direktur Keuangan PT PE Susi Mira Dewi Sugiarta.

Pelibatan Hendarto untuk klaster debitur lain

KPK juga menetapkan Hendarto sebagai tersangka pada 28 Agustus 2025, terkait klaster debitur PT Sakti Mait Jaya Langit dan PT Mega Alam Sejahtera yang tergabung dalam grup PT Bara Jaya Utama. Totalnya, terdapat 15 debitur yang menerima fasilitas kredit dari LPEI, dengan dugaan kerugian negara mencapai lebih dari Rp11 triliun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *