Latest Program: Wamendagri apresiasi rencana Pemkot Palembang terapkan PSEL

Wamendagri Apresiasi Rencana Pemkot Palembang Terapkan PSEL

Di Jakarta, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto memberikan dukungan atas upaya Pemkot Palembang untuk menjadi kota pertama yang menerapkan program Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL). Dalam pernyataannya, ia menyoroti bahwa inisiatif inovatif ini sesuai dengan target presiden yang ingin mengakhiri masalah sampah menumpuk dalam tiga tahun ke depan.

“Dengan program ini, semua sampah akan diubah menjadi energi atau diproses ulang,” katanya.

Program PSEL Mulai Beroperasi Oktober Tahun Ini

Pemkot Palembang bersiap meluncurkan PSEL pada bulan Oktober tahun ini. Bima menggambarkan langkah ini sebagai strategi penting yang sesuai dengan visi nasional dan kebijakan presiden, Prabowo Subianto.

Program Jadi Bagian Prioritas Nasional

Bima menyampaikan komentar tersebut dalam Musrenbang RKPD Sumsel 2027, yang digelar di Griya Agung, Palembang. Menurutnya, PSEL termasuk dalam delapan klaster program nasional prioritas, terutama dalam bidang energi dan manajemen sumber daya.

Program Lain yang Dikemukakan

Selain PSEL, Bima meminta gubernur memastikan keberhasilan program lain seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), dengan membangun sistem rantai pasok yang terpadu mulai dari sumber hulu hingga pemasaran hilir.

Kinerja Ekonomi Sumsel Dapat Dibanggakan

Saat itu, Bima juga menyampaikan apresiasi terhadap Sumsel atas pencapaian makroekonomi yang stabil. Dia menilai capaian ini dapat menjadi fondasi kuat dalam mendorong pertumbuhan nasional.

Data Inflasi dan Pengangguran Terbuka

Menurut Bima, inflasi Sumsel sebesar 3,09 persen per April 2026, dibandingkan tahun sebelumnya, sementara angka pengangguran terbuka lebih rendah dari rata-rata nasional.

“Kapasitas fiskal provinsi ini termasuk kuat karena pendapatan daerah alokasinya melebihi dana transfer dari pemerintah pusat,” ujarnya.

Transformasi Birokrasi Melalui Statecraft

Bima menekankan bahwa inovasi-inovasi ini perlu didukung dengan transformasi birokrasi menggunakan konsep statecraft, yaitu keterampilan dalam mengelola negara. Ia menekankan pentingnya ASN di Sumsel bekerja secara profesional, terampil, dan penuh kreativitas untuk memanfaatkan momentum bonus demografi 2045.

“Dengan memanfaatkan bonus demografi saat ini, kita bisa menghindari keterasingan dari kelas menengah,” jelasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *