Meeting Results: Menkeu: Bank Dunia hingga lembaga global apresiasi strategi fiskal RI
Menteri Keuangan: Bank Dunia dan Lembaga Global Memberikan Apresiasi terhadap Strategi Fiskal Indonesia
Dalam sebuah pernyataan, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa lembaga seperti Bank Dunia dan pemeringkat internasional memberikan apresiasi terhadap strategi kebijakan fiskal Indonesia di bawah Presiden Prabowo Subianto. Pernyataan tersebut muncul setelah rangkaian agenda internasional yang dihadiri oleh Menkeu di Washington DC, Amerika Serikat. Di sana, ia melakukan pertemuan strategis dengan para pejabat Bank Dunia serta perwakilan lembaga pemeringkat internasional, termasuk S&P Global Ratings.
“Bank dunia dan lembaga pemeringkat sangat puas dengan penjelasan tentang strategi kita. Jadi, keraguan tentang apakah kita bisa menjalankan kebijakan fiskal yang baik sekaligus menciptakan pertumbuhan ekonomi yang baik secara bersamaan tampaknya telah hilang,” kata Purbaya, dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Rabu.
Selain itu, Menkeu menegaskan bahwa Bank Dunia juga menunjukkan keinginan untuk memperdalam kerja sama dengan Indonesia, terutama dalam mendorong pembangunan jangka panjang, pengentasan kemiskinan, serta pendanaan proyek strategis di negara berkembang.
Dalam kesempatan yang sama, Menkeu berdialog dengan 18 investor utama, seperti Goldman Sachs dan Fidelity Investments. Purbaya menjelaskan bahwa para investor mempertanyakan kemampuan Indonesia mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi sambil mengendalikan pengelolaan anggaran.
“Mereka menyukai penjelasan kami bahwa kita akan menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat tanpa mengorbankan kehati-hatian dalam kebijakan fiskal. Itu yang mereka pegang,” ujarnya.
Menurut Menkeu, investor global, khususnya dari Amerika Serikat, menunjukkan minat pada instrumen sektor keuangan, baik instrumen pendapatan tetap maupun saham. “Mayoritasnya adalah investasi portofolio, bukan FDI. Meski demikian, kami yakin dana tersebut akan masuk segera dan berkontribusi pada penguatan pasar modal Indonesia,” tambahnya.