Ketua DPR AS sebut Paus Leo XIV seharusnya siap ditanggapi Trump

Ketua DPR AS sebut Paus Leo XIV diharapkan dapat menghadapi respons Trump

Washington – Mike Johnson, pemimpin Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat, menegaskan bahwa Paus Leo XIV harus bersiap untuk menerima reaksi dari Presiden AS Donald Trump setelah berkomentar mengenai konflik dengan Iran. Dalam sebuah konferensi pers, Johnson mengatakan bahwa seorang pemuka agama memiliki kebebasan untuk menyampaikan pendapat, tetapi jika terlibat dalam isu politik, mereka pasti akan menghadapi berbagai tanggapan.

“Seorang pemimpin agama boleh mengatakan apa pun yang mereka inginkan, tetapi jelas jika Anda turun ke ranah politik, maka harus siap dengan berbagai reaksi politik. Saya rasa Paus Leo XIV telah menerima tanggapan tersebut,” ujarnya.

Paus Leo XIV sempat mengkritik langkah Amerika Serikat di Iran, khususnya ancaman yang diberikan terhadap warga Iran. Pada 1 April, setelah Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengajak doa bagi anggota militer, Paus menyatakan dalam pidatonya bahwa keinginan untuk menguasai sesuatu tidak sesuai dengan ajaran Yesus Kristus.

Di hari berikutnya, yaitu 12 April, Trump mengecam Paus dengan menyebut bahwa posisi Paus sebagai kepala Gereja Katolik di seluruh dunia bergantung pada kehadiran Trump di Gedung Putih. Paus kemudian merespons pada 13 April, menegaskan bahwa ia tidak takut pada pemerintahan Trump dan menolak berdebat langsung dengan sang presiden.

Dalam pernyataannya, Paus juga menekankan bahwa meskipun tujuannya adalah menyampaikan Injil, ia tetap akan bersuara tegas terhadap perang. Komentar ini menunjukkan komitmen Paus untuk terus aktif dalam isu politik meskipun menghadapi kritik dari pihak berkuasa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *