Meeting Results: Pemkot Bogor uji coba parkir kanan di Suryakencana mulai 21 April

Pemkot Bogor Uji Coba Parkir Kanan di Jalan Suryakencana dan Siliwangi

Kota Bogor, Jawa Barat, mengumumkan pengujian sementara perpindahan lokasi parkir dari sisi kiri ke sisi kanan di dua ruas jalan, yaitu Suryakencana dan Siliwangi, yang dimulai pada 21 April 2026. Ini merupakan langkah dari Dinas Perhubungan (Dishub) dalam upaya menata lalu lintas kawasan tersebut.

Kebijakan Berdasarkan Diskusi Forum Lalu Lintas

Kepala Dishub Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto, menjelaskan bahwa keputusan ini berasal dari hasil evaluasi di forum lalu lintas. Tujuannya adalah mengoptimalkan alur kendaraan dan memperbaiki efisiensi pengaturan jalan di wilayah tersebut.

“Kami berencana menempatkan kendaraan parkir di sisi kanan jalan, menggantikan posisi sebelumnya yang berada di sisi kiri,” ujar Sujatmiko.

Menurut Sujatmiko, Jalan Suryakencana memiliki desain satu arah, sehingga perpindahan parkir tidak mengganggu rekayasa lalu lintas. Selain itu, kendaraan yang memarkir di sisi kanan akan lebih mudah bergerak saat melakukan manuver, terutama untuk masuk ke area parkir.

“Dengan parkir di sisi kanan, pengemudi dapat lebih akurat dan cepat saat mengarah ke ruang parkir dibandingkan jika parkir di sisi kiri,” tambahnya.

Dishub juga mempertimbangkan lebar trotoar di sisi kanan yang lebih luas serta minimnya hambatan di sekitarnya. Hal ini memungkinkan pengguna jalan lebih nyaman dan menjaga keamanan. Selain itu, perpindahan parkir di sisi kanan diharapkan memberi ruang bagi fasilitas angkutan umum di sisi kiri jalan, sehingga layanan transportasi bisa lebih terjangkau.

“Kehilangan posisi parkir di sisi kiri akan memudahkan penggunaan ruang untuk angkutan umum, yang nantinya bisa diakses dengan lebih baik,” katanya.

Pemkot Bogor menegaskan bahwa kebijakan ini adalah tahap awal uji coba, yang akan dilakukan di lapangan sambil menyosialisasikan ke masyarakat. Proses sosialisasi sedang digencarkan sebelum pelaksanaan resmi.

“Uji coba dimulai 21 April, sementara itu kami fokus pada penyampaian informasi ke pengguna jalan,” tutur Sujatmiko.

Menurutnya, pengelolaan parkir tetap dijalankan secara sama, hanya posisi tempat parkir yang disesuaikan. Perubahan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan jalan yang lebih efisien dan ramah bagi kegiatan ekonomi serta mobilitas masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *