Topics Covered: Kemenbud tunjuk Makassar tuan rumah Konferensi Musik Indonesia 2026

Kemenbud Tetapkan Makassar sebagai Tuan Rumah KMI 2026

Kota Makassar, Sulawesi Selatan, telah resmi ditunjuk sebagai penyelenggara Konferensi Musik Indonesia (KMI) 2026 oleh Kementerian Budaya. Pengumuman ini disampaikan oleh Wakil Menteri Kebudayaan, Giring Ganesha Djumaryo, saat berkunjung ke kota tersebut. Menurutnya, pemilihan Makassar sebagai tuan rumah disebutkan sudah tepat, karena kota ini berhasil menggelar KMI 2025 dengan hasil yang memuaskan.

Alasan Pemilihan Makassar

Giring menjelaskan bahwa keputusan ini diambil setelah evaluasi terhadap keberhasilan konferensi sebelumnya, serta pengamatan terhadap kesiapan dan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam mendorong sektor budaya dan ekonomi kreatif. Ia menyoroti langkah konsisten pemerintah kota yang menunjukkan dukungan terhadap berbagai kegiatan berkualitas.

“Event ini memiliki kontribusi ekonomi yang signifikan bagi daerah. Kami melihat komitmen kuat dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar dalam memajukan bidang kebudayaan, khususnya sektor musik,” tuturnya.

Target KMI 2026

KMI 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang diskusi, tetapi juga mendorong pengembangan industri musik lokal, mewujudkan kolaborasi, serta memperkuat peran Indonesia dalam ekonomi budaya global. Acara ini akan berlangsung pada 27 hingga 30 Oktober 2026, dan akan diiringi oleh event musik ‘Rock in Celebes’ sebagai bagian dari rangkaian kegiatan.

Kesiapan Infrastruktur dan Ekosistem

Dalam kunjungan ke Makassar, Giring menyatakan bahwa kota ini memiliki infrastruktur yang memadai, jaringan komunitas musik, serta ekosistem kreatif yang terus berkembang. Ia menilai pengalaman dalam mengelola acara besar menjadi dasar untuk menilai kesiapan Makassar sebagai tuan rumah KMI 2026.

Pelaku Industri Musik akan Hadir

KMI 2026 akan menghadirkan berbagai elemen penting dalam industri musik nasional, termasuk label, publisher, platform digital streaming, manajer artis, penyelenggara event, promotor, dan agen booking internasional. Sebagian besar peserta berasal dari Jakarta, tetapi juga akan melibatkan delegasi dari luar negeri. Menurut Giring, ini menjadi kesempatan bagi Makassar untuk menunjukkan potensi sebagai pusat kreatif di wilayah timur Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *