Latest Program: Bappenas tekankan perencanaan sistematis untuk hadapi dinamika global
Bappenas tekankan perencanaan sistematis untuk hadapi dinamika global
Jakarta, Jumat
Dalam sebuah pertemuan di Jakarta, Wakil Kepala Bappenas, Febrian Alphyanto Ruddyard, menggarisbawahi pentingnya pendekatan terukur dan terpadu dalam perencanaan pembangunan nasional. Ia menyoroti bagaimana perubahan global yang terus berlangsung memaksa negara-negara untuk beradaptasi dengan keadaan yang semakin berkompetisi dan rentan konflik.
Kondisi ekonomi dunia kini menunjukkan tingkat persaingan yang meningkat, bahkan cenderung menuju ketegangan perdagangan. Febrian menambahkan bahwa teknologi seperti kecerdasan buatan menjadi faktor utama dalam menentukan keunggulan antar bangsa. “Pada masa perubahan yang begitu cepat ini, kita masih memiliki peluang untuk berhenti sejenak, duduk bersama, dan merancang arah ke depan. Dalam situasi yang penuh ketidakpastian, forum seperti Musrenbangprov menjadi bagian yang tidak terpisahkan,” ujarnya.
“Di tengah dunia yang semakin tidak pasti, yang membedakan bukan siapa yang paling besar, tetapi siapa yang paling siap. Kesiapan itu lahir dari perencanaan yang kuat, data yang terpercaya, dan kerja sama yang solid,”
Dalam konteks nasional, Febrian juga menyoroti masalah-masalah internal yang perlu diperhatikan, seperti peningkatan produktivitas, penguat struktur ekonomi, serta adopsi teknologi yang belum merata. Ia menegaskan bahwa di tengah tantangan tersebut, tidak ada ruang untuk langkah yang biasa saja. “Kita butuh inisiatif besar, namun semua harus didasari tujuan yang jelas dan langkah-langkah yang sejalan,” lanjutnya.
RKP 2027 menetapkan target pertumbuhan ekonomi antara 6,3 hingga 7,5 persen, sebagai bagian dari perjalanan menuju angka 8 persen. Jawa Barat dikenal sebagai provinsi dengan populasi terbesar dan kontribusi ekonomi yang signifikan bagi negara. Febrian menegaskan bahwa kesiapan menghadapi masa depan yang tidak pasti menjadi kunci utama dalam mencapai tujuan tersebut.