New Policy: RTH dan tiang monorel jadi capaian pembangunan DKI triwulan I-2026

RTH dan Tiang Monorel Jadi Capaian Pembangunan DKI Triwulan I-2026

Jakarta menjadi salah satu kota yang mencatat sejumlah pencapaian dalam bidang pembangunan pada triwulan pertama tahun 2026. Pemprov DKI Jakarta melaporkan peningkatan luas ruang terbuka hijau (RTH), penghapusan tiang monorel, serta kegiatan lintas budaya sebagai bagian dari progres yang dicapai.

Pencapaian di Bidang Ruang Terbuka Hijau

Menurut Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania, tahun ini provinsi tersebut meresmikan tiga taman baru, yakni Taman Bendera Pusaka, Taman Kelinci Rorotan, dan Taman Dukuh. “Dengan penambahan tiga taman tersebut, luas RTH yang diembangkan mencapai sekitar 3,7 hektare, dengan persentase area hijau mencapai 5,6 persen,” jelas Atika di Jakarta, Jumat.

Pengembangan Infrastruktur Kota

Dalam penataan kawasan perkotaan, Pemprov DKI Jakarta juga mencatat keberhasilan dalam membongkar 109 tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said. Proyek penataan jalan berkonsep complete street yang diikuti usai pekerjaan ini, rencananya akan selesai pada 22 Juni 2026. Atika menyebutkan tindakan tersebut meliputi pelebaran trotoar, pembangunan jalur sepeda, perbaikan sistem drainase, pengaturan penerangan jalan, serta penambahan fasilitas penyeberangan.

Wajah Kota Global Melalui Budaya

Kota Jakarta juga terus menghadirkan wajah global melalui berbagai kegiatan budaya. “Jakarta Light Festival, Festival Imlek Jakarta, Pawai Ogoh-Ogoh hingga Ramadhan Festival telah mendorong interaksi lintas budaya sekaligus memacu dinamika ekonomi dengan total transaksi mencapai Rp67,5 triliun,” tulis Atika dalam pernyataannya. Kegiatan ini menunjukkan komitmen Pemprov DKI untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota yang inklusif dan kaya akan keberagaman budaya.

Pengelolaan Infrastruktur Jalan

Selain itu, dalam aspek kinerja lainnya, Pemprov DKI Jakarta juga aktif menangani permasalahan jalan berlubang. Hingga Maret 2026, telah diperbaiki 29.027 titik jalan yang rusak. Dalam upaya memperkuat ketahanan kota, pihaknya juga melaksanakan kegiatan kerja bakti massal bertajuk “Jaga Jakarta Bersih” yang dilakukan secara bersamaan di berbagai wilayah.

“Jakarta Light Festival, Festival Imlek Jakarta, Pawai Ogoh-Ogoh hingga Ramadhan Festival telah mendorong interaksi lintas budaya sekaligus memacu dinamika ekonomi dengan total transaksi mencapai Rp67,5 triliun,” ungkap Atika.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *