Important News: Iran umumkan Selat Hormuz dibuka penuh selama gencatan senjata

Iran umumkan Selat Hormuz dibuka penuh selama gencatan senjata

Pada Jumat (11/4), Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan bahwa jalur perdagangan dan navigasi laut di Selat Hormuz akan dibuka sepenuhnya selama masa gencatan senjata. Menurut pernyataannya melalui media sosial X, pihak Iran menyatakan bahwa semua kapal dagang dapat berlayar tanpa hambatan selama waktu yang disepakati dalam perjanjian dengan Lebanon.

“Dengan gencatan senjata di Lebanon, aktivitas kapal komersial di Selat Hormuz diizinkan sepenuhnya hingga batas waktu yang berlaku,” ujar Araghchi.

Pernyataan Teheran mendapat respons positif dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang menilai keputusan itu sebagai langkah baik. Trump mengatakan, “Iran baru saja mengumumkan bahwa Selat Hormuz kini terbuka sepenuhnya dan siap untuk lalu lintas penuh. Terima kasih!”

Namun, beberapa jam kemudian, Trump menegaskan bahwa pihak AS tetap akan menjalankan blokade laut terhadap pelabuhan Iran hingga kesepakatan lengkap tercapai. “Blokade laut akan diteruskan sepenuhnya hingga transaksi dengan Iran mencapai 100 persen selesai,” tambahnya.

Proses negosiasi dan respons internasional

Negosiasi putaran pertama antara AS dan Iran berlangsung pada Sabtu (11/4) di Islamabad, Pakistan. Trump menyebut bahwa perundingan tersebut menghasilkan kesepakatan dua minggu gencatan senjata. Sayangnya, pada Minggu pagi (12/4), Wakil Presiden AS J. D. Vance, yang memimpin delegasi, menyatakan bahwa pihak Iran dan AS tidak berhasil mencapai kesepakatan, sehingga delegasi AS kembali ke negara asal tanpa hasil.

Sebagai akibat dari kegagalan perundingan, Trump memerintahkan Angkatan Laut AS untuk memblokade Selat Hormuz. Menurut laporan Axios yang dikutip RIA Novosti, babak kedua negosiasi antara kedua negara akan digelar kembali di Islamabad pada Minggu (19/4).

Sementara itu, Trump juga mengumumkan bahwa Israel dan Lebanon telah sepakat menghentikan perang selama 10 hari, setelah pertemuan yang dipimpin AS di Washington DC. Pernyataan ini dikeluarkan pada Kamis, menandai upaya baru dalam menciptakan ketenangan di wilayah tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *