Tujuh kebiasaan di pagi hari yang berisiko ganggu kesehatan jantung
Tujuh Kebiasaan di Pagi Hari yang Berisiko Ganggu Kesehatan Jantung
Menurut konsultan kardiolog intervensi di Manipal Hospital, Kharadi, Pune, Dr Akash Motgi, kondisi fisiologis tubuh pada pagi hari berperan penting dalam menentukan kesehatan jantung. Proses alami seperti kenaikan tekanan darah dan pelepasan hormon stres memicu perubahan pada sistem kardiovaskular. “Meski ini bagian dari respons tubuh yang wajar, kebiasaan harian yang tidak sehat bisa memperparah efek ini, menyebabkan risiko penyakit jantung yang lebih besar,” jelas Akash, merujuk laporan Hindustan Times pada Jumat (17/4).
Kebiasaan Sarapan yang Tidak Sehat
Melewatkan sarapan berdampak pada keseimbangan metabolisme. Dr Akash menegaskan hal ini dapat memicu kenaikan kadar gula darah sepanjang hari dan meningkatkan keinginan untuk mengonsumsi makanan berlebihan.
“Jika berlanjut, kebiasaan ini bisa mendorong peningkatan kolesterol dan memberi beban ekstra pada dinding arteri,” ujar dia.
Terlalu Banyak Garam di Pagi Hari
Mengonsumsi makanan olahan atau kemasan di pagi hari meningkatkan tekanan darah. “Kandungan natrium yang berlebihan membuat tubuh menahan cairan, sehingga mengganggu fungsi jantung dan pembuluh darah,” tambah Akash.
Kafein di Pagi Hari yang Berlebihan
Minum teh atau kopi kuat saat perut kosong bisa memicu peningkatan detak jantung dan tekanan darah.
“Pada dosis normal, kafein aman, tetapi konsumsi berlebihan di pagi hari berisiko membebani jantung,” kata dia.
Nikotin dan Pembuluh Darah
Merokok di pagi hari menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Dr Akash menjelaskan, kebiasaan ini mempercepat kerusakan pada arteri, terutama saat kadar zat dalam tubuh masih tinggi.
Kurang Gerak Setelah Bangun Tidur
Minimnya aktivitas fisik setelah bangun tidur mengurangi sirkulasi darah.
“Aliran darah yang lambat berpotensi mengurangi elastisitas arteri, menyebabkan kekakuan yang berisiko,” ujar Akash.
Dehidrasi Akibat Menunda Minum Air
Tubuh mengalami dehidrasi setelah berjam-jam tanpa cairan. Menunda minum air di pagi hari membuat darah lebih kental, sehingga meningkatkan tekanan pada pembuluh darah.
Stres Pagi yang Terlalu Tinggi
Terburu-buru atau langsung terpapar layar setelah bangun tidur meningkatkan produksi kortisol.
“Kadar hormon ini yang tinggi secara kronis berdampak negatif pada tekanan darah dan kesehatan pembuluh darah,” jelas dia.
Akash menyarankan perubahan kecil namun konsisten, seperti mengonsumsi sarapan seimbang, mengurangi garam, dan cukup minum air, untuk menjaga kesehatan arteri. Ia juga menekankan pentingnya pemeriksaan rutin, terutama bagi individu dengan risiko tekanan darah tinggi, diabetes, atau kolesterol tinggi. “Kebiasaan kecil bisa menimbulkan efek besar jangka panjang, bahkan memicu penyakit kardiovaskular tanpa disadari,” tegas Dr Akash.