Topics Covered: Pemerintah dorong kolaborasi pada pengolahan sampah berbasis teknologi
Pemerintah dorong kolaborasi pada pengolahan sampah berbasis teknologi
https://www.antaranews.com/berita/5531952/pemerintah-dorong-kolaborasi-pada-pengolahan-sampah-berbasis-teknologi
Jakarta – Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menggencarkan kerja sama antara pemerintah pusat, daerah, serta sektor swasta dalam mengelola sampah melalui pendekatan teknologi. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menegaskan bahwa pengelolaan sampah perlu dilakukan dengan metode yang lebih efisien dan berkelanjutan, termasuk dengan melibatkan pihak swasta agar sistem yang diterapkan memiliki nilai ekonomi dan bisa beroperasi mandiri.
“Pengelolaan sampah memerlukan pendekatan yang lebih efisien dan berkelanjutan, termasuk melalui keterlibatan pihak swasta agar sistem memiliki nilai ekonomi dan berjalan mandiri,” kata Brian Yuliarto dalam keterangan di Jakarta, Sabtu.
Dalam rapat yang diadakan di Istana Negara pada awal Februari lalu, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Faisal Malik Hendropriyono menekankan pentingnya percepatan penanganan sampah, khususnya di area perkotaan yang menghadapi tantangan volume sampah tinggi serta kapasitas pengolahan yang masih terbatas. “Penumpukan sampah sangat besar, sementara pengolahannya masih sangat kecil. Ini yang perlu kita percepat, termasuk dengan memperkuat pemilahan di sumber agar beban di hilir berkurang,” ujarnya.
KLH mengungkapkan hasil pemetaan area TPS yang potensial diubah menjadi TPS Reduce, Reuse, Recycle (3R) maupun Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). Berdasarkan pemetaan bersama KLH dan pemerintah daerah, telah ditemukan ratusan titik TPS yang bisa dikembangkan, meskipun sebagian besar masih memerlukan peningkatan kapasitas dan fungsi.
Pertemuan tersebut juga menyoroti kebutuhan optimalisasi rantai pengelolaan sampah dari hulu ke hilir, termasuk penguatan pemilahan di tingkat sumber dan pengembangan ekosistem daur ulang. Pendekatan ini diharapkan bisa mengurangi beban pengolahan di fasilitas utama serta meningkatkan nilai ekonomi dari sampah yang dihasilkan.
Berbagai inisiatif pilot project telah berjalan, seperti pengelolaan sampah organik melalui skema kemitraan dengan pelaku usaha dan komunitas, yang berpotensi untuk dikembangkan secara lebih luas. Sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto, pemerintah sedang mempercepat pengembangan serta uji coba teknologi pengolahan sampah skala mikro.
Selanjutnya, Kemdiktisaintek akan terus memperkuat kerja sama lintas sektor serta mendorong partisipasi perguruan tinggi dalam menghasilkan inovasi dan solusi konkret di bidang pengelolaan sampah.