Visit Agenda: Kemenbud perkuat pelestarian budaya melalui Kirab Pusaka Nusantara

Kemenbud Perkuat Pelestarian Budaya Melalui Kirab Pusaka Nusantara

Jakarta – Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) mengadakan Kirab Pusaka Nusantara Tahun 2026 di Kawasan Borobudur, Jawa Tengah, Jumat. Kegiatan ini bertujuan memperkuat upaya pelestarian budaya sebagai warisan hidup yang masih dijaga oleh masyarakat. Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, menekankan bahwa Borobudur bukan hanya terkenal karena keindahannya, tetapi juga karena nilai-nilai budaya yang hidup.

Misinya sebagai Warisan Hidup

Fadli Zon menuturkan, “Borobudur memiliki daya tarik yang tidak hanya dari candinya, tetapi juga dari tradisi, ritual, seni, adat istiadat, serta ingatan kolektif yang masih dipertahankan oleh masyarakat.” Ia berharap kegiatan budaya serupa bisa digelar lebih sering, karena Borobudur dianggap sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas Indonesia.

“Mudah-mudahan (kedepannya) kita bisa menyelenggarakan lebih banyak lagi kegiatan-kegiatan budaya, karena Borobudur ini juga merupakan living heritage. Kegiatan keagamaan dan budaya merupakan bagian yang tidak terlepas dari kehidupan masyarakat Indonesia,” kata Fadli Zon dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Pelaksanaan dan Partisipasi Masyarakat

Kirab Pusaka Nusantara menjadi wadah untuk mengekspresikan budaya yang menggabungkan tradisi, pusaka, dan partisipasi aktif warga. Kegiatan ini melibatkan perwakilan dari 20 desa penyangga Borobudur, yang menunjukkan peran penting masyarakat dalam menjaga kesinambungan budaya. Menbud menyebutkan, ini adalah pertama kalinya kirab dilakukan di kawasan Candi Borobudur.

Acara dimulai dari Gerbang Beringin, kemudian bergerak menuju Pelataran Kenari. Rangkaian kegiatan meliputi doa lintas agama, ritual budaya, serta penyerahan bibit konservasi sebagai simbol keberlanjutan. Penutupan acara dilakukan dengan tradisi makan bersama (umbul bojono), yang menggambarkan keharmonisan dan nilai kebersamaan.

“Kita harapkan semangat gotong royong yang kita saksikan hari ini bisa kita teruskan untuk memajukan kita bersama. Keberadaan Candi Borobudur harus kita rasakan bersama, termasuk manfaatnya bagi masyarakat sekitar dan juga masyarakat luas di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Pengembangan Pariwisata Berbasis Budaya

Kirab Pusaka Nusantara 2026 diharapkan menjadi momen penting dalam memperkuat sinergi pemerintah, komunitas, dan masyarakat dalam menjaga warisan budaya bangsa. Selain itu, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya pelestarian budaya, sekaligus menghadirkan pengalaman budaya yang autentik di Borobudur. Keterlibatan masyarakat desa penyangga menjadi fondasi utama untuk menjaga keberlanjutan warisan, serta mendorong pariwisata inklusif dan berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *