Menteri ESDM: Kenaikan BBM nonsubsidi ikuti menanisme pasar

Menteri ESDM: Kenaikan BBM nonsubsidi ikuti menanisme pasar

Dalam sebuah wawancara di Magelang, Sabtu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi dilakukan berdasarkan prinsip mekanisme pasar, sesuai dengan aturan yang berlaku. Ia menegaskan bahwa pengaturan harga BBM bersubsidi adalah tanggung jawab pemerintah, sedangkan BBM untuk industri dan pengguna berpenghasilan tinggi mengikuti dinamika pasar.

“Harga BBM nonsubsidi menyesuaikan keadaan pasar, karena biaya produksi dan distribusi terus meningkat,” kata Bahlil Lahadalia.

Peningkatan harga tersebut mencakup Pertamax Turbo yang naik dari Rp13.100 menjadi Rp19.400 per liter, Dexlite dari Rp14.200 ke Rp23.600 per liter, serta Pertamina Dex dari Rp14.500 ke Rp23.900 per liter. Penjelasan ini disampaikan usai ia menjadi pembicara dalam acara Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah di Akmil, Magelang.

Pemerintah menekankan bahwa seluruh proses penyesuaian harga BBM nonsubsidi dilakukan secara transparan. Setelah perusahaan memenangkan tender, mereka dapat melanjutkan ke tahap eksplorasi untuk menilai kapasitas sumber daya yang ada. Hal ini bertujuan menjaga kelangsungan sektor energi nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *