Key Strategy: Wamen LH dorong pemilahan jelang penghentian “open dumping”
Wamen LH Dorong Pemilahan Sampah Jelang Penghentian “Open Dumping”
Jakarta – Dalam upaya mengakhiri praktik pengelolaan sampah secara tidak terstruktur, Wakil Menteri Lingkungan Hidup (Wamen LH) Diaz Hendropriyono menganjurkan pengembangan kebiasaan pengelolaan sampah melalui pemilahan di tingkat awal. Hal ini disampaikannya setelah meninjau acara deklarasi yang berlangsung di fasilitas RDF Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, Sabtu (18/4). Pernyataan ini dilakukan sebagai persiapan untuk menutup seluruh tempat pengelolaan akhir (TPA) dari penggunaan open dumping, yang rencananya berakhir akhir Juli.
“Tanpa upaya pemilahan, proses pengelolaan sampah tidak akan berjalan optimal. Selain itu, kita juga akan menutup praktik open dumping akhir Juli, jadi di bulan Agustus 472 TPA yang ada akan diselesaikan,” ujarnya.
Deklarasi Jakarta Utara 100% Pilah Sampah
Dalam deklarasi tersebut, Wamen Diaz menyatakan bahwa target penutupan open dumping akan meningkatkan persentase pengelolaan sampah hingga 57,7 persen, sekaligus mempercepat pencapaian rencana Presiden Prabowo Subianto yang menetapkan 100 persen pengelolaan sampah pada 2029.
“Program pemilahan sampah ini selaras dengan instruksi Presiden yang menetapkan target 100 persen pengelolaan sampah pada tahun 2029. Dengan diselesaikan praktik open dumping, kami bisa menaikkan persentase pengelolaan sampah saat ini di 26 persen menjadi 57,7 persen,” katanya.
Wamen Diaz juga memberikan apresiasi kepada warga Kelurahan Rorotan yang telah berpartisipasi aktif dalam menjalankan program pemilahan. Ia menyoroti adanya fasilitas seperti ember dan bank sampah yang membantu masyarakat dalam memilah limbah.
Dalam acara tersebut, dia berharap Kelurahan Rorotan bisa menjadi contoh bagi wilayah lain di Jakarta Utara. “Semoga dari Rorotan, bisa jadi percontohan untuk 30 kelurahan lainnya yang ada di Jakarta Utara, agar semua bisa memilah sampah dengan baik,” jelasnya.
Bantuan Pendukung Pemilahan Sampah
Sebelumnya, KLH/BPLH telah menyalurkan sejumlah bantuan untuk mendukung program pemilahan sampah di Kelurahan Rorotan. Bantuan tersebut meliputi 400 unit drop point, 12.000 ember, serta 650 unit lodong sisa dapur (Losida) yang bertujuan mempermudah proses pengumpulan dan pemilahan limbah secara efisien.