Official Announcement: InJourney Pastikan 19 Bandara Sudah Siap untuk Pemberangkatan Haji
InJourney Pastikan 19 Bandara Siap Dalam Pemberangkatan Haji
Sebanyak 19 bandara telah rampung mempersiapkan diri sebagai titik keberangkatan 205.333 calon jemaah haji dari Indonesia menuju Tanah Suci pada 22 April 2026. Pernyataan ini diungkapkan oleh Muhammad Rizal Pahlevi, Direktur Utama PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports), dalam keterangan tertulis yang dilansir Antara, Minggu (19/4).
Kesiapan Operasional Bandara
Rizal menyatakan bahwa semua fasilitas dan tenaga kerja di bandara embarkasi haji serta antara sudah siap, dengan fokus pada kelancaran pengoperasian pesawat dan pergerakan jemaah. Koordinasi terus dilakukan bersama pihak-pihak terkait untuk memastikan operasional berjalan lancar.
“Kesiapan operasional bandara, termasuk fasilitas dan personel, telah dijamin untuk mendukung kelancaran pergerakan pesawat serta jemaah haji di semua bandara embarkasi.”
Bandara Utama dan Antara
Tahun ini, pemerintah menetapkan 14 bandara yang dikelola InJourney sebagai embarkasi utama, yang langsung melayani keberangkatan jemaah haji ke Tanah Suci. Di sisi lain, lima bandara lain bertindak sebagai embarkasi antara, bertugas mengangkut jemaah dari kota asal ke bandara utama.
Salah satu hal menarik adalah Bandara Internasional Yogyakarta yang secara pertama kalinya ditetapkan sebagai embarkasi haji. Sejak beroperasi pada 2019, bandara ini kini siap melayani jemaah ke Jeddah dan Madinah.
Fasilitas Infrastruktur dan Pesawat
Dari segi infrastruktur udara, seperti landasan pacu, jalur taxi, dan apron, semua telah disiapkan untuk menampung pesawat besar seperti Boeing 777 dan Airbus A330 yang digunakan dalam penerbangan haji. Bandara Yogyakarta, dengan landasan pacu berukuran 3.250×45 meter, mampu menunjang operasional pesawat jenis tersebut.
Mecca Route di Empat Bandara
Jumlah bandara yang menyediakan fasilitas Mecca Route bertambah menjadi empat, yakni Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Bandara Juanda Surabaya, dan Bandara Adi Soemarmo Solo. Fasilitas ini adalah layanan keimigrasian Arab Saudi yang memungkinkan pemeriksaan paspor lebih awal, memudahkan jemaah saat tiba di Jeddah atau Madinah.
Adapun daftar bandara embarkasi utama meliputi: Bandara Internasional Yogyakarta, Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Bandara Juanda Surabaya, Bandara Adi Soemarmo Solo, Bandara Kertajati Majalengka, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Bandara Hang Nadim Batam, Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin, Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Bandara Kualanamu Deli Serdang, Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, Bandara Zainuddin Abdul Madjid Lombok, Bandara Sultan Iskandar Muda Aceh, dan Bandara Minangkabau Padang.
Sementara itu, bandara embarkasi antara terdiri dari: Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu, Bandara Radin Inten II Lampung, Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Bandara Sultan Thaha Jambi, serta Bandara Pattimura Ambon.