Key Discussion: Penanganan Sampah Makassar: Pemkot Makassar Perkuat Kebersihan hingga Perbatasan Gowa

Penanganan Sampah Makassar: Pemkot Makassar Perkuat Kebersihan hingga Perbatasan Gowa

Kota Makassar mendorong peningkatan kebersihan lingkungan dengan fokus pada area rawan dan perbatasan wilayah. Upaya ini dilakukan oleh Kecamatan Manggala, yang berupaya memperkuat pengelolaan sampah hingga ke kabupaten tetangga, Gowa. Tindakan tersebut bertujuan mengatasi dampak negatif dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa, yang kerap mengganggu kualitas hidup masyarakat sekitar.

Dalam kerangka ini, Pemkot Makassar menjadikan Kecamatan Manggala sebagai ujung tombak. Wilayah ini memiliki batasan langsung dengan TPA Tamangapa, sehingga kebersihannya menjadi prioritas utama. Langkah-langkah proaktif diambil untuk meminimalkan masalah lingkungan yang diakibatkan oleh pengelolaan sampah yang kurang optimal.

Kolaborasi Lintas Wilayah

Kerja sama antarwilayah menjadi bagian penting dari strategi ini. Kecamatan Manggala menggandeng Kelurahan Pacinongang, Somba Opu, Gowa, melalui Lurah Bangkala sebagai perantara. Kemitraan ini memungkinkan pengelolaan sampah terpadu, terutama di wilayah perbatasan yang sering dianggap sulit diakses.

Camat Manggala, Ahmad, menegaskan bahwa menjaga kebersihan wilayah adalah tanggung jawab bersama. Koordinasi lintas wilayah juga menjadi kunci keberhasilan program ini.

Dalam upaya mendukung program tersebut, Pemkot Makassar memberikan bantuan teknis dan alat berat. Ekskavator dipinjam dari warga Kelurahan Bangkala, menunjukkan partisipasi aktif masyarakat. Penggunaan alat ini mempercepat proses pengangkutan sampah, mengurangi waktu dan tenaga manual.

Kerja bakti rutin menjadi aktivitas utama yang dijalankan. Kegiatan ini mencakup seluruh tingkat kelurahan, RT, dan RW, serta menyasar area perbatasan. Pemkot juga berencana mengembangkan sistem pengelolaan sampah menjadi energi listrik (PSEL) sebagai solusi jangka panjang.

Langkah Strategis untuk Lingkungan Lebih Baik

Keberhasilan operasi bersih-bersih membuktikan bahwa kombinasi kolaborasi dan teknologi bisa menghasilkan dampak nyata. Sejumlah truk sampah berhasil mengangkut limbah dari area yang sebelumnya berantakan. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengakselerasi program ini dengan memanfaatkan kebijakan kerja dari rumah (WFH).

Pemkot Makassar mengalokasikan dana Rp10,6 miliar untuk membangun akses jalan ke TPA Antang. Langkah ini diharapkan meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah, mengurangi beban lingkungan, dan menciptakan kota yang lebih sehat. Keseluruhan camat di Makassar komitmen memperbaiki sistem pengelolaan sampah, beralih dari open dumping ke sanitary landfill modern.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *