New Policy: Pemkot Jayapura Dorong Kemandirian Ekonomi ODHIV Melalui Bantuan Usaha

Pemkot Jayapura Dorong Kemandirian Ekonomi ODHIV Melalui Bantuan Usaha

Pemerintah Kota Jayapura bersama Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) setempat telah menggelar penyaluran bantuan ekonomi kepada kelompok Orang Dengan HIV (ODHIV). Langkah ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan finansial para penerima serta mengurangi angka infeksi HIV di wilayah tersebut. Dengan dana yang diberikan, ODHIV diharapkan dapat mengembangkan usaha mikro seperti toko kecil atau kios yang sudah berjalan.

Program sebagai Upaya Penguatan Ekonomi

Bantuan usaha ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kelompok rentan. Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menekankan pentingnya manfaatkan dana tersebut sebagai modal berkelanjutan. Ia mengatakan bahwa program ini tidak hanya membantu penerima, tetapi juga berkontribusi pada penanggulangan HIV/AIDS secara lebih efektif.

“Bantuan ini diharapkan bisa menjadi awal dari usaha mandiri yang berdampak positif pada kehidupan para ODHIV,” ujar Rollo.

KPA Kota Jayapura, Jois Erleli, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup warga. Dukungan ini bertujuan khusus meningkatkan daya tahan ekonomi, sekaligus memastikan mereka bisa memperoleh keuntungan yang bisa dipakai kembali.

Langkah Konkrit dalam Meningkatkan Kesejahteraan

Program bantuan usaha ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam menekan angka kasus HIV di Jayapura. Saat ini, total kasus HIV di Kota Jayapura telah mencapai lebih dari 10 ribu. Angka ini menjadi fokus perhatian pemerintah dan KPA. Dengan memperkuat ekonomi, diharapkan perilaku risiko yang menyebabkan penularan HIV bisa diminimalkan.

Pemerintah Kota Jayapura juga aktif mengampanyekan bahaya dan pencegahan HIV/AIDS melalui acara Pawai Merah Putih. Selain itu, pemerintah Kabupaten Jayapura membangun sembilan rumah produksi UMKM untuk mendorong pengolahan produk lokal dan mengurangi angka pengangguran. Dinas Tenaga Kerja dan Balai Pelatihan Vokasi juga berkolaborasi dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja.

Komitmen dalam Penanggulangan HIV

Pemerintah Provinsi Papua menunjukkan peran aktif dengan mengaktifkan kembali Klinik HIV Walihole. Langkah ini sebagai bagian dari Misi Papua Sehat, yang memastikan akses layanan kesehatan yang lebih mudah bagi warga, khususnya di daerah terpencil. Sebagai tambahan, Pemkab Biak menggunakan Dana Otsus senilai Rp2,7 miliar untuk meningkatkan kemampuan pelaku usaha Orang Tua Angkatan (OAP).

Erleli menambahkan bahwa bantuan usaha tidak hanya membantu penerima, tetapi juga menjadi bagian integral dari upaya pengentasan HIV/AIDS. Sinergi antara pemerintah dan KPA dianggap sangat penting dalam mencapai target penurunan angka kasus secara signifikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *