Key Discussion: HNW: Pancasila terbukti bawa RI mampu hadapi krisis domestik-global

HNW: Pancasila terbukti bawa RI mampu hadapi krisis domestik-global

Jakarta – Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid mengungkapkan, pengamalan ideologi nasional Pancasila terbukti menjadi fondasi penting yang membuat Indonesia mampu mengatasi tantangan domestik maupun internasional. Menurutnya, krisis akibat konflik antara Amerika Serikat dan Iran dengan Israel bukanlah ancaman baru, dan negara ini bisa melewati situasi tersebut jika Pancasila diterapkan secara konsisten.

“Pancasila sebagai dasar bangsa menjadikan Indonesia tetap utuh dan menghindari perpecahan,” ujar HNW dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin.

HNW menekankan bahwa Indonesia, sebagai negara kepulauan yang memiliki keberagaman agama, ras, suku, budaya, dan bahasa, tetap harmonis karena kesepakatan bersama mengenai nilai-nilai Pancasila. Ia mengatakan, keharmonisan ini terjadi karena seluruh komponen masyarakat sepakat mengakui ideologi tersebut sebagai pengikat nasional.

Dalam wawancara, HNW menyebutkan bahwa terbentuknya Pancasila merupakan langkah strategis yang memperkuat ketahanan bangsa menghadapi berbagai gejolak, baik dari dalam maupun luar. Meski krisis akan terus muncul, ia yakin Indonesia bisa bertahan berkat komitmen pada prinsip-prinsip yang diusung oleh Pancasila.

“Kalau kita tidak memiliki ideologi yang tumbuh dari dalam negeri, maka seperti Uni Soviet dan Yugoslavia, bangsa ini bisa mengalami keruntuhan,” katanya, mengingatkan pengalaman sejarah negara-negara yang runtuh.

Menurut HNW, Pancasila telah berperan besar dalam menjaga persatuan Indonesia selama lebih dari 80 tahun. Nilai-nilai tersebut tidak hanya mengatasi krisis ekonomi, politik, atau ideologi, tetapi juga membantu negara beradaptasi dengan berbagai perubahan global. Ia menegaskan bahwa kekuatan Pancasila terletak pada kemampuannya menyatukan masyarakat, meski ada perbedaan.

Dengan demikian, ia meminta seluruh rakyat Indonesia untuk terus memperkuat Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, baik melalui tindakan pribadi maupun kebijakan publik. “Ideologi ini tidak hanya dibangun oleh tokoh nasional, tapi juga para pemimpin umat Islam dari berbagai latar belakang,” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *