Cegah banjir – Sudin SDA Jaksel keruk lumpur dan sampah di Kali Cideng

Cegah banjir, Sudin SDA Jaksel keruk lumpur dan sampah di Kali Cideng

Jakarta – Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan (Sudin SDA Jaksel) tengah melakukan pengerukan di Kali Cideng, khususnya pada area Jalan Patra Kuningan yang melintasi Kecamatan Tebet dan Setiabudi. Tujuan utama dari tindakan ini adalah mengurangi penumpukan material dan memastikan saluran air tetap lancar saat musim hujan. “Pengerukan ini bertujuan memelihara saluran serta meningkatkan kapasitas aliran untuk mengatasi sedimentasi,” ujar Kepala Sudin SDA Jaksel Santo, Senin.

“Kami menargetkan pengerukan selesai tahun ini. Untuk itu, kami berharap dukungan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan,” ungkap Santo.

Proses pengerukan dimulai sejak September 2025 sebagai upaya mencegah pendangkalan yang berpotensi menyebabkan genangan. Hingga kini, volume sedimen yang berhasil diangkat mencapai 2.428 meter kubik. Santo menjelaskan bahwa pengerukan masih berlangsung dengan penambahan empat unit mesin berat dan lima truk pengangkut (dump truck) yang dikerahkan. Setiap truk memiliki kapasitas angkut sekitar lima hingga delapan meter kubik per rit.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menyiapkan anggaran Rp3,64 triliun untuk pengendalian banjir dan Rp18,25 miliar untuk sistem pengendalian banjir dalam Tahun Anggaran (TA) 2026. Menurut Santo, tindakan ini dapat mempercepat surutnya banjir hingga tiga jam di sejumlah wilayah. “Seluruh sumber daya kami diterjunkan secara optimal untuk mempercepat proses pengerukan,” tambahnya.

Dengan langkah tersebut, aliran Kali Cideng diharapkan lebih lancar, sehingga mampu menampung debit air dari daerah hulu maupun kawasan padat penduduk secara efektif. Santo mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah ke saluran air dan menghindari penggunaan lahan di daerah aliran sungai (DAS) untuk mengurangi risiko banjir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *