Latest Program: China sukses klasifikasi karsinoma nasofaring untuk pengobatan presisi

China sukses klasifikasi karsinoma nasofaring untuk pengobatan presisi

Guangzhou – Para peneliti Tiongkok berhasil membagi karsinoma nasofaring menjadi tiga subtipe proteomik, menurut hasil penelitian yang terbit di

Journal of Nature Cancer

. Penemuan ini berpotensi mengubah pendekatan pengobatan individual dan berbasis molekul bagi pasien.

Tim ilmuwan dari International Academy of Phronesis Medicine (Guangdong) dan Pusat Kanker Universitas Sun Yat-sen melakukan analisis terhadap sampel tumor dari 240 pasien karsinoma nasofaring. Mereka memanfaatkan teknik proteomik untuk mempelajari aktivitas protein yang ada di seluruh tumor. Dengan cara ini, mereka memperkenalkan pengelompokan tiga subtipe proteomik, yaitu S1, S2, dan S3, yang memiliki pola prognosis dan respons terapi berbeda.

Pengembangan strategi pengobatan optimal untuk setiap subtipe bisa menjadi titik balik dalam penanganan penyakit ini. Sel plasma IgA+ dianggap sebagai indikator utama untuk memprediksi efektivitas terapi pada subtipe S3. Selain itu, temuan ini memberikan dasar untuk memahami mekanisme ketahanan terhadap kemoterapi dan merancang pendekatan terapi baru.

Karsinoma nasofaring adalah jenis kanker yang menyerang area kepala dan leher. Di Tiongkok, penyakit ini sering didiagnosis pada stadium lanjut, dengan sekitar 70 persen pasien ditemukan dalam fase menengah atau akhir. Radioterapi dan kemoterapi bersamaan menjadi standar pengobatan, tetapi kemoterapi induksi sebelum pengobatan simultan masih bisa meningkatkan tingkat kelangsungan hidup.

Walaupun terapi kombinasi efektif, sekitar 20 hingga 30 persen pasien tetap menunjukkan respons yang tidak memadai. Studi ini bertujuan menggantikan model pengobatan tradisional yang seragam dengan sistem diagnosis dan terapi bertingkat yang lebih presisi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *