Polisi terapkan penguatan pola pengamanan berkelanjutan di Kanjuruhan
Polisi Terapkan Peningkatan Skema Pengamanan Berkelanjutan di Kanjuruhan
Kabupaten Malang, Jawa Timur (ANTARA) – Kepolisian Resort (Polres) Malang menyatakan bahwa penguatan pengamanan untuk pertandingan Arema FC di Stadion Kanjuruhan telah dilakukan secara terus-menerus. AKBP Muhammad Taat Resdi, Kapolres Malang, menjelaskan bahwa pengamanan ini tidak hanya fokus pada area ring 1 dan 2, tetapi juga diperluas hingga ke bagian terluar stadion, yaitu ring 3 dan 4.
Kami memperluas perimeternya hingga mencakup ring 3 dan 4, skema ini akan terus berlanjut sebagai bentuk penguatan berkelanjutan,” ujar Taat.
Lokasi perimeter terluar yang dimaksud, antara lain simpang Yonzipur/5, Jalan Panji menuju Jalan Trunojoyo, serta simpang Kedung Pedaringan. Kedua titik tersebut menjadi jalur utama bagi pendukung yang ingin memasuki stadion. Penerapan skema pengamanan baru ini diuji coba dalam pertandingan antara Arema FC melawan Persis Solo yang berlangsung di Kanjuruhan, Sabtu (18/4).
Dalam operasi tersebut, petugas melakukan pemeriksaan fisik, kendaraan, dan barang bawaan para suporter. Hasilnya, sebanyak 54 pendukung ditemukan membawa minuman beralkohol, total 33 botol yang disita. Sebanyak 27 orang berasal dari Kabupaten Malang, 19 dari Kota Malang, empat dari Kota Batu, dua dari Kabupaten Kediri, dan dua dari Kabupaten Blitar.
“Apa yang kami laksanakan adalah bagian dari skema pengamanan berkelanjutan. Ini bisa dibilang sebagai latihan awal untuk mengecek kesiapan,” kata Taat.
Peningkatan ini bertujuan menciptakan suasana aman dan nyaman selama setiap pertandingan Arema FC. Selain itu, kepolisian juga menghadapi persiapan menghadapi laga “Derbi Jatim” melawan Persebaya Surabaya, yang izinnya masih dalam proses evaluasi. Taat mengharapkan model ini bisa memastikan keadaan kamtibmas tetap terjaga di Kabupaten Malang.
“Harapannya, situasi tetap kondusif dan pertandingan berjalan tertib, aman, serta nyaman,” tambahnya.