Important Visit: DJI Lito bakal dirilis 23 April, intip kemungkinan spesifikasinya

DJI Lito Bakal Diperkenalkan pada 23 April, Ini Spesifikasi yang Diprediksi

DJI telah mengumumkan rencana peluncuran seri kamera baru, yaitu Lito, pada 23 April 2026. Seri ini diperkirakan akan menjadi produk drone konsumen pertama yang dirilis tahun ini. Pengumuman ini dikonfirmasi melalui teaser video yang diluncurkan, seperti yang dilaporkan oleh Gizmochina pada hari Minggu (19/4) waktu setempat.

Varian Baru dalam Portofolio DJI

Sebagai produk inovatif, Lito merupakan kategori yang berbeda dari drone DJI sebelumnya. Dua model dalam seri ini, yaitu Lito 1 dan Lito X1, dirancang untuk memenuhi kebutuhan beragam pengguna. Lito 1 fokus pada keterjangkauan dan kesederhanaan, sementara Lito X1 ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas pencitraan superior dan fitur canggih.

Kemungkinan Harga dan Spesifikasi

DJI Lito diperkirakan akan hadir dalam dua varian, dengan harga yang menarik di berbagai pasar. Model Lito 1 mulai dari 339 euro (sekitar Rp6,8 juta), sedangkan Fly More Combo-nya dijual seharga 479 euro (Rp9,6 juta). Untuk Lito X1, harga awalnya diperkirakan sekitar 419 euro (Rp8,4 juta), dengan paket Fly More Combo Plus mencapai 759 euro (Rp15 juta). Rentang harga ini menempatkan produk dalam kategori drone terjangkau hingga kompak premium.

Dalam hal desain, kedua model memiliki bobot di bawah 249 gram dan dilengkapi badan yang bisa dilipat serta gimbal tiga sumbu. Lito 1 diperkirakan menyediakan penyimpanan sekitar 22GB dan waktu terbang hingga 30 menit. Sementara Lito X1, versi lebih canggih, mungkin akan menawarkan kapasitas penyimpanan 42GB dan sensor yang lebih berkualitas.

Konektivitas dan Keamanan

Fitur konektivitas menjadi fokus utama. DJI kemungkinan akan menggunakan sistem transmisi O5 generasi terbaru dengan jangkauan hingga 20 kilometer. Selain itu, dukungan 5G untuk komunikasi seluler juga disebut-sebut akan hadir, meningkatkan kinerja sinyal di area padat.

Peningkatan signifikan diperkirakan terjadi pada fitur keamanan. Kedua model diduga dilengkapi teknologi untuk menghindari rintangan 360 derajat, menggabungkan kamera fisheye, sensor inframerah, serta metode deteksi serupa LiDAR hingga jarak 10 meter. Pengaturan ini dirancang agar drone lebih mudah dikendalikan dan mengurangi risiko tabrakan.

Kemudahan Penggunaan

DJI juga diperkirakan memperkenalkan sistem kontrol yang lebih intuitif. Fitur seperti perintah suara dan operasi berbasis gerakan akan membuat pengalaman terbang lebih fleksibel, terutama bagi pemula. Teknologi ini membantu mengurangi kompleksitas penggunaan drone.

Beberapa detail utama, termasuk spesifikasi kamera dan kemampuan video, masih menunggu pengungkapan resmi. Namun, jika prediksi ini benar, seri Lito berpotensi menggeser produk entry-level DJI sebelumnya, sambil menawarkan perpaduan antara fitur dan harga yang lebih seimbang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *