Kementerian ESDM umumkan temuan gas 5 triliun kaki kubik di Blok Ganal
Kementerian ESDM Umumkan Temuan Gas 5 Triliun Kaki Kubik di Blok Ganal
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memberikan penjelasan pada konferensi pers di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (20/4/2026). Ia mengungkapkan bahwa penemuan cadangan gas besar berasal dari eksplorasi di sumur Geliga-1, Blok Ganal, yang berada di wilayah perairan Kalimantan Timur. Hasil pengeboran ini menunjukkan potensi sumber daya gas sekitar 5 triliun kaki kubik serta 300 juta barel kondensat.
Perusahaan Energi Italia Terlibat dalam Operasi Blok Ganal
Kementerian ESDM menegaskan bahwa pengelolaan cadangan gas ini dilakukan oleh perusahaan energi asal Italia, ENI. Dalam acara tersebut, Menteri Lahadalia berjabat tangan dengan Ciro Pagano, kepala wilayah ENI di Asia Tenggara, yang hadir bersama Mirko Araldi, direktur ENI Indonesia, serta Djoko Siswanto, Kepala SKK Migas.
ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/tom.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (kedua kiri) berjabat tangan dengan Head of Middle and Far East Region ENI Ciro Pagano (kedua kanan), disaksikan Managing Director ENI Indonesia Mirko Araldi (kanan) dan Kepala SKK Migas Djoko Siswanto (kiri) saat konferensi pers di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (20/4/2026).
ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/tom.
Pada konferensi pers yang diadakan di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (20/4/2026), Menteri ESDM mengumumkan hasil eksplorasi di sumur Geliga-1, Blok Ganal, yang menunjukkan cadangan gas berkapasitas 5 triliun kaki kubik dan 300 juta barel kondensat. Operasi pengusahaan energi dilakukan oleh ENI.