What Happened During: Pemkot Jaktim sosialisasi adminduk untuk 2.436 pendatang baru
Pemkot Jaktim sosialisasi adminduk untuk 2.436 pendatang baru
Duren Sawit, Jakarta Timur – Pemerintah Kota Jakarta Timur (Pemkot Jaktim) melakukan upaya intensif untuk menyebarkan informasi mengenai administrasi kependudukan (adminduk) kepada 2.436 pendatang baru yang masuk wilayahnya hingga pertengahan April 2026. Wakil Wali Kota Jakarta Timur Kusmanto menjelaskan, jumlah pendatang baru mencapai 2.436 jiwa. “Mereka harus terdaftar secara administratif,” tegas Kusmanto saat berbicara di Kantor Kelurahan Pondok Kelapa, Senin.
Upaya ini bertujuan agar seluruh warga, baik pendatang maupun tetap, dapat terdaftar secara lengkap dalam sistem kependudukan dan memenuhi persyaratan administratif. Para peserta kegiatan meliputi pengurus RT, RW, LMK, dan FKDM dari 15 RW.
Kusmanto mengatakan bahwa langkah-langkah ini sangat penting untuk menghadapi berbagai masalah sosial dan menjamin efektivitas layanan publik. “Seluruh RT, RW, dan LMK diminta untuk berperan aktif dalam memastikan pendatang memahami dan mengikuti aturan yang berlaku,” lanjut Kusmanto.
Kusmanto juga menekankan bahwa pendatang dianjurkan segera mengadaptasi diri ke lingkungan sekitar dan melengkapi dokumen seperti KTP elektronik serta Kartu Keluarga (KK) agar bisa menggunakan layanan publik secara maksimal.
Pemkot Jaktim menyediakan layanan administrasi kependudukan secara langsung di tempat kegiatan tersebut. Layanan ini diberikan untuk warga yang belum memiliki dokumen resmi, termasuk pendatang non-permanen.
Ade Himawan menyebutkan bahwa layanan adminduk dilakukan di berbagai tempat seperti sekolah, kantor RW, serta area publik lainnya. “Kami juga melakukan jemput bola untuk melayani 2.436 pendatang baru,” tutur Ade.
Sebelumnya, layanan serupa diadakan di Cakung Barat pada 10 April lalu, sebagai bagian dari rangkaian layanan terpadu bagi pendatang.
Ade Himawan menambahkan, pihaknya menyiapkan berbagai layanan, mulai dari pembuatan Identitas Kependudukan Digital (IKD),