Key Strategy: Kemendes: Pengurus dilibatkan agar siap meneruskan Kopdes Merah Putih

Kemendes: Pengurus dilibatkan agar siap meneruskan Kopdes Merah Putih

Jakarta, Senin — Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal menegaskan pentingnya melibatkan para pengurus di tingkat desa agar mereka siap mengelola Kopdes Merah Putih (KDKMP) secara berkelanjutan. “Sehingga, nanti ketika KDKMP sudah berjalan dua tahun dan dilepas oleh PT Agrinas Pangan Nusantara, desa dan pengurus koperasi desa sudah siap untuk meneruskan berjalannya KDKMP,” kata Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto di Jakarta, Senin.

“Karena keberhasilan kopdes ini tentu ya ruh perjuangannya mesti terasa juga di tingkat desa, mau warganya, kepala desanya, BPD-nya, pengurus kopdesnya. Kalau mereka tidak merasa memiliki saya kira sulit akan ini tercapai,” ujarnya.

Sosialisasi Virtual untuk Memudahkan Transisi

Menteri Yandri Susanto juga menyarankan agar sosialisasi KDKMP dilakukan secara virtual segera setelah para pengurus dianggap siap. Hal ini bertujuan memberi pemahaman tentang jadwal operasional, barang yang masuk ke desa, serta manajemen program tersebut kepada semua pihak terkait. Pihaknya pun menyatakan siap untuk memfasilitasi sosialisasi tersebut, agar semuanya memiliki pemahaman yang sama.

Target Operasionalisasi KDKMP untuk 2026

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa koordinasi lintas kementerian dan lembaga akan terus dilakukan guna mempercepat operasionalisasi KDKMP di seluruh Indonesia. Saat ini, kata menteri yang akrab disapa Zulhas itu, setidaknya sudah tersedia 35.408 titik lahan yang siap dibangun, sebanyak 25.625 titik dalam proses pembangunan, dan sudah 5.714 titik KDKMP selesai dibangun.

“Ini (KDKMP) program unggulan, program yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Ini memang harus kita tuntaskan tahun ini, agar dampaknya kopdes bisa dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Dia menargetkan pada bulan Juni-Juli 2026 setidaknya sudah ada 30.000 KDKMP yang beroperasi, sehingga pada 2027 bisa memberikan dampak dan bermanfaat bagi masyarakat. Nantinya, kata dia, KDKMP tidak hanya menjadi off taker, menyuplai bahan baku Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), agen pupuk, serta pangkalan LPG. Harapannya, KDKMP akan menjadi pusat perekonomian di desa-desa seluruh Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *