Latest Program: Unnes kukuhkan empat guru besar baru

Unnes kukuhkan empat guru besar baru

Semarang – Universitas Negeri Semarang (Unnes) telah menetapkan empat profesor baru di bidang studi yang dianggap penting bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat. Keempat profesor tersebut masing-masing berasal dari bidang pedagogi olahraga, seni budaya karawitan, kimia terapan, serta keterampilan berbicara.

Komitmen untuk Membangun Masa Depan

Rektor Unnes, Prof. Dr. S Martono, menyatakan bahwa pengangkatan profesor bukan sekadar pencapaian akademik, melainkan kesempatan untuk meningkatkan peran perguruan tinggi dalam memberikan manfaat bagi masyarakat dan pembangunan nasional. Ia menegaskan bahwa tindakan ini mencerminkan komitmen kampus dalam menghasilkan inovasi yang berdampak luas.

“Dalam konteks perguruan tinggi yang berdampak, peran profesor tidak hanya dinilai dari prestasi akademik, tetapi juga dari kontribusi mereka terhadap kehidupan masyarakat, bangsa, dan peradaban,” ujarnya.

Menurut Prof. Martono, profesor diharapkan menjadi penggerak inovasi ilmiah, pelindung integritas akademik, serta penghubung antara hasil riset dengan kebutuhan publik. Ia menekankan pentingnya kemampuan komunikasi ilmu pengetahuan dalam menghadirkan dampak nyata.

Profesors Baru dan Kontribusinya

Prof. Dr. Taufiq Hidayah, yang ditempatkan di bidang pedagogi olahraga, fokus pada peningkatan proses pembelajaran yang melibatkan aspek fisik, pembentukan karakter, serta pengembangan kemampuan berpikir peserta didik.

Di bidang seni budaya, Prof. Dr. Widodo mengambil peran dalam memperkuat karawitan sebagai disiplin ilmu yang terstruktur dan inovatif, sambil menjaga nilai-nilai tradisional sebagai bagian dari identitas budaya.

Prof. Dr. Sigit Priatmoko berkontribusi pada bidang sains dengan mengembangkan bidang kimia terapan untuk mengatasi tantangan energi dan lingkungan melalui material yang ramah lingkungan dan dapat diterapkan secara luas.

Sementara itu, Prof. Dr. Rina Supriatnaningsih menyoroti pentingnya komunikasi lintas budaya berbasis teknologi, dengan tujuan menciptakan sumber daya manusia yang siap menghadapi persaingan global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *