Key Strategy: BRIN upayakan penyetaraan diaspora untuk jadi peneliti utama domestik

BRIN upayakan penyetaraan diaspora untuk jadi peneliti utama domestik

Dari Jakarta, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tengah berupaya mendorong perataan status akademisi Indonesia yang berada di luar negeri agar dapat menempati posisi peneliti utama di dalam negeri. Kepala BRIN Arif Satria menekankan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk menarik kembali sejumlah peneliti Indonesia yang saat ini berada di luar negeri, sehingga mampu memperkuat kemampuan riset nasional.

“Pembangunan jenjang peneliti utama bagi akademisi Indonesia yang berada di luar negeri menjadi fokus utama saat ini. Jika ini tercapai, akan banyak talenta yang kembali dan berkontribusi dalam penelitian,” ujarnya.

Kolaborasi Internasional dan Dukungan Pendanaan

Menurut Arif, keberadaan diaspora tetap menjadi penghubung utama dalam membangun kerja sama dengan lembaga riset internasional. Ia menambahkan bahwa BRIN berupaya menyediakan berbagai fasilitas untuk mendukung pulangnya peneliti tersebut, sehingga bisa mengakselerasi proses penyerapan ilmu pengetahuan yang kembali ke Indonesia, atau disebut brain gain.

“Dengan adanya pendanaan yang berkelanjutan, kita akan mampu memperdayakan potensi peneliti dari berbagai negara,” jelas Ayom Widipaminto, Direktur Fasilitasi Riset LPDP.

Peran Dana Abadi dalam Pengembangan Riset

Ayom Widipaminto menjelaskan bahwa LPDP saat ini mengelola empat dana abadi di bidang pendidikan, termasuk dana abadi untuk beasiswa, penelitian, kebudayaan, dan perguruan tinggi. Ia menekankan bahwa pendanaan merupakan faktor krusial dalam mengembangkan riset jangka panjang, serta memastikan keberlanjutan ekosistem riset nasional.

Dana abadi penelitian yang terus tersedia berperan penting dalam mendukung program pengembangan talenta dan penelitian. “Dari tingkat SMA hingga studi tingkat global, kita akan siapkan dana yang memadai baik untuk penghargaan maupun penelitian,” tambah Ayom.

Dengan berbagai upaya tersebut, BRIN berharap dapat mengakselerasi peningkatan kapasitas riset nasional, baik melalui talenta dalam negeri maupun yang kembali dari luar negeri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *