Enam jenis makanan yang sebaiknya tidak disimpan dalam wadah plastik
Enam Jenis Makanan yang Sebaiknya Tidak Disimpan dalam Wadah Plastik
Jakarta – Wadah plastik umumnya dipakai untuk menyimpan makanan, tetapi para ahli menyoroti bahwa beberapa jenis bahan makanan tidak sebaik disimpan dalam bahan ini. Menurut laporan Times of India, pakar kesehatan Dimple Jangda menyarankan agar makanan asam seperti tomat, jeruk, serta buah beri tidak dipertahankan di wadah plastik karena dapat merusak kandungan vitamin C dan antioksidan.
“Ketika makanan asam disimpan dalam wadah plastik, bahan kimia akan larut ke dalamnya. Hal ini juga mengubah keseimbangan pH. Sebaiknya gunakan wadah kaca,” kata Jangda.
Menyimpan buah beri, ceri, atau stroberi dalam plastik bisa menyebabkan hilangnya sebagian besar vitamin C dalam sehari. Wadah kaca lebih efektif dalam menjaga likopen dan flavonoid yang bermanfaat untuk mengurangi stres oksidatif dan memperkuat penyerapan nutrisi.
Selain itu, sayuran berdaun hijau seperti bayam, kale, ketumbar, daun kari, koriander, moringa, dan spirulina juga tidak disarankan disimpan di plastik. Karena kandungan airnya tinggi, sayuran tersebut bisa mengalami dehidrasi dan kehilangan folat serta vitamin K.
Makanan Panas dan Bahan Lipofilik
Dimple Jangda menambahkan, wadah plastik tidak cocok untuk menyimpan makanan panas karena mungkin melepaskan bahan kimia seperti BPA dan ftalat. Bahan-bahan ini bisa berdampak negatif pada kesehatan. Selain itu, aditif lipofilik dalam plastik mudah larut dalam lemak, sehingga makanan berbahan dasar minyak zaitun, mentega, ikan, makanan goreng, serta produk krim sebaiknya tidak disimpan di sini.
Daging Mentah dan Keamanan Pangan
Daging merah mentah juga perlu dihindari disimpan dalam wadah plastik. Alur atau goresan di permukaan wadah bisa menjadi tempat berkembang biak bakteri. Untuk mengurangi risiko kontaminasi, lebih baik menyimpannya dalam wadah kaca.
Standar keamanan internasional menurut USDA mencakup wadah plastik yang tidak beracun, kedap air, halus, tahan lama, serta mampu menahan bahan pembersih tanpa terdegradasi. Meski demikian, beberapa jenis makanan tetap tidak cocok disimpan dalam bahan ini.